Yusril Tegaskan !!!, Bareskrim Wajib Terima Laporan Masyarakat Terkait Dugaan Tindak Pidana Penistaan Agama

oleh -50 views
Yusril Ihza Mahendra ketua umum Partai Bulan Bintang (PBB)
JAKARTA, SriwijayaAktual.com  – Pakar Hukum Tata Negara Yusril Ihza Mahendra menyatakan,
polisi wajib meneruskan laporan tentang dugaan penistaan agama yang
dilakukan Bakal calon Gubernur DK Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Menurut dia, alasan polisi menolak laporan itu tidak berdasar hukum. 
Yusril menjelaskan, Bareskrim Mabes Polri wajib menerima laporan
masyarakat tentang dugaan terjadinya tindak pidana penistaan agama yang
dilakukan oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok beberapa waktu lalu.
“Menolak menerima laporan dengan alasan tidak ada fatwa MUI adalah
alasan yang mengada-ada dan tidak berdasarkan hukum sama sekali,” jelas
Yusril dalam keterangan tertulis, Jumat (7/10/2016).

Menurut Yusril, setiap orang yang datang melapor, wajiblah dituangkan
dalam berita acara laporan yang isinya antara lain adalah identitas
pelapor, terlapor, tindak pidana yang diduga telah dilakukan, locus dan
tempus delicti, serta saksi-saksi yang mengetahui dugaan tindak pidana
yang dilaporkan.
“Laporan tersebut haruslah ditindaklanjuti dengan penyelidikan untuk
menyimpulkan benar tidaknya telah terjadi tindak pidana sebagaimana
dilaporkan. Untuk memastikan apakah perbuatan yang dilaporkan tersebut
memenuhi unsur tindak pidana atau tidak, penyelidik dapat meminta
keterangan ahli.”Ujar Yusril yang juga Ketua Umum PBB ini.
Baca Juga Ini; Umat Islam Sumsel MENGGUGAT; Tidak Ada Maaf Lagi Untuk mu Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok
Dalam konteks inilah, kata dia, apakah ucapan terlapor Gubernur DKI
termasuk penistaan atau tidak, penyelidik dapat meminta MUI untuk
menerangkannya. Jadi bukan setelah ada fatwa MUI baru polisi dapat
menerima laporan dari pelapor.
“Saya menulis ini semata-mata ingin memberitahu semua pihak tentang
prosedur penerimaan laporan sesuai hukum yang berlaku. Saya mendesak,
Bareskrim Mabes Polri bekerja secara profesional dan tidak
membeda-bedakan orang dalam melayani laporan masyarakat,” tegas Yusril.
(sp.kb).

No More Posts Available.

No more pages to load.