YLBHI: Diduga Ada Propaganda Menggiring Habib Rizieq dan FPI Terlibat Terorisme

oleh -
YLBHI: Diduga Ada Propaganda Menggiring Habib Rizieq dan FPI Terlibat Terorisme

JAKARTA, Roda Duniawi – Ketua Advokasi Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Muhamad Isnur mengungkapkan ada propaganda untuk menggiring Habib Rizieq Shihab dan Front Pembela Islam (FPI) terlibat dalam aksi t3r0risme.

Hal itu disampaikannya, menyusul beredar sejumlah video dari para terduga t3r0ris yang menyeret nama Habib Rizieq dan FPI.

“Ada pengiringan propaganda seolah-olah orang ini bersalah banget, untuk mengaitkan FPI sebagai agenda ter0risme dan itu menjadi legitimasi untuk menggiring FPI dan Habib Rizieq,” kata Isnur saat ditemui Suara.com di Setiabudi, Jakarta Selatan, Sabtu (10/4/2021).

Menurutnya, seseorang yang menjadi tersangka atau terdakwa tidak akan mau bercerita secara terang-terangan di hadapan publik.

“Bagi seseorang tersangka atau terdakwa, lazimnya itu adalah tidak menceritakan banyak hal tentang kepentingan dirinya,” ujar Isnur.

“Lazimnya itu kalau maling dia tidak akan panjang lebar bercerita di publik, bagaimana dia maling, tujuan dia mencuri, dan kenal dengan siapa, itu lazimnya seperti itu sebenarnya,” sambungnya.

Artikel Menarik Lainya!:   Tidak Memiliki HP, Nenek 70 Tahun ini Susuri Hutan Ambil Tugas Sekolah Cucu

Lebih lanjut, Isnur pun menyatakan bahwa pola itu sama dengan perkara penyiraman air keras yang menimpa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

Pada saat itu, kasus ‘sarang burung walet’ muncul ke permukaan publik, yang disebut-sebut untuk mengkriminalisasi dirinya.

“Di dalam kasus novel Baswedan itu praktik rekayasa pembentukan opini sangat banyak sekali. Bukti-bukti dalam hal lain mengkriminalkan Novel Baswedan,” ujarnya.

Karenanya, kata Isnur tidak mengherankan praktik itu terjadi pada Habib Rizieq. Terlebih mantan pentolan FPI itu sedang duduk dalam kursi pesakitan sebagai terdakwa atas sejumlah kasus yang menjeratnya.

“Dalam hal ini kan HRS seperti musuh negara seolah-olah ya, jadi dimungkinkan proyek-proyek seperti itu. Makanya buzzer punya korelasi, biasanya kalau ada berita ini didukung oleh buzzer atau media-media tertentu. Operasi itu menjadi biasa dilakukan,” kata dia.

Artikel Menarik Lainya!:   Syekh Ali Jaber Dit!kam, Ini Instruksi FPI untuk Laskar Pembela Islam

Kendati demikian, Isnur tidak dapat memastikan, apakah memang ada operasi khusus untuk menggiring Habib Rizieq dan FPI terlibat aksi t3r0risme.

“Tapi saya tidak bisa memastikan, apakah ini ada rekayasa atau apa. Tapi di dalam banyak kasus, terjadi hal yang sama. Kasusnya anak Anarko, kasusnya Novel Baswedan. Jadi itu sepanjang sejarah yang kalau mau kita baca, memungkinkan adanya itu,” katanya.

Diketahui, beredar sejumlah video yang berisi pengakuan dari para terduga terduga t3r0ris. Dalam video itu mereka mengaku sebagai simpatian FPI dan Habib Rizieq Shihab.

Salah satunya, pengakuan dari terduga t3r0ris bernama Andriawan alias Maliq. Dalam video berdurasi 1 menit 28 detik dia mengaku sebagai simpatisan FPI dan Habib Rizieq Shihab (HRS).

Artikel Menarik Lainya!:   Dunia Mau Kiamat. KelakuaN RemajA Yang MengundanNg KemurkaaN Allah SWT KepadaA MaNusia.

“Saya atas nama Andriawan Alias Maliq saya sebagai simpatisan FPI atau HRS saya tergabung dalam grup Yasin Warotip dalam pasca penembakan 6 laskar dan penangankapan HRS, FPI pada bulan Januari 2021,” ujarnya dalam video berdurasi 1 menit 38 detik.

Dalam video itu juga dia mengaku mengetahui sejumlah aksi t3r0r yang sudah direncanakan Habib Husein Al Hasny (terduga t3r0ris yang ditangkap di Condet).

“Saya mengetahui Habib Husein dan tim sudah membeli air keras yang digunakan pada saat ada demontrasi. Saya diperintahkan oleh Agus dan Habib Husein membeli 15 liter aseton atau tiga jiregen untuk bahan pembuatan bom. Dan saya disuruh Zulmi Agus untuk membeli remote sebagai pemicu bahan pel3dak,” ujarnya. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.