Ya Cacam, Sekitar 200 Ribuan Warga Palembang "Ilegal"?

oleh -
Foto/Net

PALEMBANG, SrwijayaAktual.com –  Hingga saat ini, masih banyak masyarakat di Kota Palembang yang belum melakukan perekaman untuk pembuatan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el). Padahal, ungkap Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palembang, Ali Subri,  pembuatan KTP-el sekarang tidak dipungut biaya lagi.‬

‪”Sebanyak 200 ribu masyarakat Palembang belum melakukannya. Alasannya beragam, mulai dari tidak punya waktu, sampai dengan pekerja dan pelajar di wilayah luar Palembang,” jelasnya, dilansir rmolsumsel.com, Senin (23/5/2016).‬

‪Lanjut dijelaskan  Ali, dari data yang dimiliki sangat jelas, jumlah penduduk Kota Palembang sekitar 1,5 juta, masyarakat wajib KTP sekitar 1,2 juta orang. Tapi, yang tercatat sudah melakukan pendataan maupun perekaman, sekitar 1 juta orang.‬

‪”Dar jumlah tersebut, kartu yang telah tercetak sebanyak 900 ribuan kartu,” bebernya.‬

‪Untuk saat ini, masyarakat tidak perlu khawatir mengenai proses pembuatan KTP-el. Bahkan, berdasarkan SOP-nya bisa diselesaikan dalam waktu minimal 14 hari. Karena pembuatannya sudah bisa dilakukan di daerah masing-masing di Indonesia.‬

‪”Yang menjadi penyebab proses menjadi lama karena permasalah jaringan online terputus, aliran listrik atau juga human eror lainnya,” tuturnya.‬

‪Untuk di Palembang sendiri, pencetakan KTP-el, akan diterapkan di  seluruh kantor Camat. Sehingga masyarakat punya akses yang lebih luas lagi. Untuk sekarang, penerapannya telah dilakukan uji coba di Kecamatan Sukarami dan Ilir Timur II.‬

‪”Dari hasil uji coba yang sudah dilakukan tersebut, perlu adanya penambahan koneksi, karena dengan yang ada saat ini tidak maksimal,” tandasnya. (Admin).

No More Posts Available.

No more pages to load.