Xixixixix … Terdakwa Kasus Pencabulan Ini, Menangis Sepanjang Persidangan … Huhuhu …

oleh -57 views
(Ilustrasi)
SURABAYA-JATIM, SriwijayaAktual.com – Slamet Arifin, terdakwa perkara pencabulan anak dibawah umur ini
menangis sepanjang persidangan, dia hanya bisa pasrah saat didudukkan di
kursi pesakitan PN Surabaya, Senin (3/9/2016).

Dalam dakwaan
Jaksa Penuntut Umum (JPU) Fathol Rosyid dari Kejaksaan Negeri (Kejari)
Surabaya diceritakan, ketiga korban yakni VR (7), RG (8) dan SL (6) yang
juga masih tetangganya tersebut, dicabuli oleh terdakwa di kamar
rumahnya yang terletak di jalan Uka 15/1 Benowo Surabaya, disepanjang
2013 hingga 2016.

“Korban dicabuli satu-persatu secara
bergantian. Sebelum melakukan pencabulan, masing-masing korban yang
rata-rata masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) tersebut, terlebih
dahulu dipaksa menonton video porno yang terdapat di HP terdakwa,” ujar
jaksa.

Ketika sudah terangsang, pelaku kemudian melucuti pakaian
korban. Selanjutnya korban dipaksa untuk tidur tengkurap. Nah, saat
itulah pelaku melampiaskan birahinya. “Bahkan korban RG dan SL
diperlakukan lebih dari itu,” beber jaksa dalam dakwaannya.

Perkara
ini terungkap saat ketiga korban menceritakan perbuatan terdakwa kepada
orang tua masing-masing. Oleh orang tua korban, akhirnya terdakwa
dilaporkan ke pihak berwajib.

Penasehat hukum terdakwa, Fariji
mengatakan bahwa semua pihak memiliki versi masing-masing dalam
menyingkapi perkara tersebut. “Itukan versi jaksa, belum tentu itu juga
sama dengan versi kami selaku penasehat hukum,” ujar pria yang tergabung
dalam Lembaga Bantuan Hukum Lacak ini usai sidang.

Atas
perbuatannya, terdakwa dijerat pasal 82 UU RI nomor 35 tahun 2014
tentang perubahan atas UU RI nomor 23 tahun 2001 tentang Perlindungan
Anak. Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya yang diketuai
Komarudin Simanjuntak, menunda sidang pekan depan dengan agenda
pemeriksaan saksi dari pihak jaksa. [*].

Sumber, Berita Jatim

No More Posts Available.

No more pages to load.