woW…Keren Lur !!! Empat Masjid Yang Layak Diburu Oleh PPT

oleh -

Suana menjelang berbuka puasa di Masjid Jogokaryan (Istimewa)

YOGYAKARTA, SriwijayaAktual.com – MENUNGGU waktu berbuka bisa diisi beberapa kegiatan.
Mulai dari memperdalam kajian islam, mendengarkan ceramah sampai
aktifitas lain yang menguntungkan. Tidak mengherankan masjid di berbagai
penjuru Yogyakarta menujukkan peningkatan aktivitas.

Tak jarang pula beberapa masjid menjadi sasaran Para Pencari Takjil
(PPT) karena bisa berbuka puasa secara gratis. Bahkan, ada masjid yang
meneruskan tradisi menyedikan takjil dengan menu khusus sampai saat ini.
Masyarakat tentu saja memburunya guna mencicipi atau sekadar menikmati
suasana berbuka puasa yang lain.  Berikut beberapa masjid dijogja yang
biasanya menyediakan buka bersama selama bulan :

 1. Masjid Gedhe Kauman.

Masjid gedhe kauman adalah masjid raya kesultanan Yogyakarta,atau masjid
besar Yogyakarta,yang terletak disebelah barat complex alun alun
Yogyakarta. Di masjid ini setiap bulan ramandhan selalu menyediakan
takjil memenu berbuka puasa dan biasanya pada setiap kamis ada menu
sepesial yaitu berbuka puasa dengan tongseng kambing.

Artikel Menarik Lainya!:   Cara Berdandan Natural agar Tampil Lebih Cantik

Tradisi pembagian takjil gulai kambing di Masjid Gedhe Kauman dimulai
sejak masa pemerintahan Sri Sultan Hamengku Buwono VIII (1921-1939) dan
semasa kehidupan pahlawan nasional KH Ahmad Dahlan (1868-1923). Kala
itu, Sultan sebagai raja masyarakat Yogyakarta memulai tradisi
memberikan sedekah kepada kaum duafa berupa makanan gulai kambing setiap
bulan Ramadhan.

Awalnya, hidangan takjil disiapkan warga dan jemaah setempat dengan
memasak sendiri di lingkungan masjid dan disokong kraton. Namun, saat
ini, tradisi memasak bersama di masjid hilang karena proses memasak
takjil diserahkan kepada pihak katering. Meski demikian, sampai saat ini
pembagian makanan buka puasa atau takjil di masjid karya arsitek putra
bangsa Kiai Wiryokusumo ini masih berlangsung sesuai dengan semangat
awalnya, yaitu memberi sedekah bagi kaum duafa.

 2. Masjid jogokariyan Yogyakarta.

Masjid yang terletak dijalan jokokariyan 36 yogyakarta 55143 biasanya
ada sebuah bazar saat menjelang waktu berbuka puasa. Di Masjid ini
memang rutin mengadakan kegiatan dibulan Ramadhan yang biasa di sebut
sebagai kampong Ramadhan.

Artikel Menarik Lainya!:   Tahukah Kamu? 20 Stereotip Menggelikan Tentang Orang Asia

Panitia Ramadhan Masjid Jogokaryan Yogyakarta setiap hari menyediakan
1.000 porsi takjil atau menu buka puasa buat para jamaah di masjid
tersebut. Uniknya, 1.000 porsi takjil ini tidak dihidangkan dengan
kardus atau dibungkus kertas makan. Seribu porsi takjil ini disajikan
dengan 1.000 piring setiap harinya hasil kerjasama dengan kaum ibu di
sekitarnya. Setiap hari, ibu-ibu inilah yang memasak lauk untuk takjil.
Sedangkan, nasi dimasak panitia di sekitar masjid.Menu lauk 1.000 porsi
ini setiap hari juga berganti-ganti. Standar minimalnya adalah telur
ditambah tempe atau tahu.

Selain menyediakan takjil gratis, panitia menggelar pasar sore di
sepanjang Jalan Jogokaryan. Pasar sore ini menampilkan 250 stan kuliner
dan berbagai usaha kecil lain masyarakat Kampung Jogokaryan. Masyarakat
juga bisa mengecek acara yang digelar melalui website
www.masjidjogokariyan.com.

3. Masjid Nurul Ashri Deresan.

 Masjid yang letaknya diwilayah gejayan atau lebih tepatnya di daerah
Deresan ini adalah sebuah masjid yang selalu ramai bukan hanya di bulan
Ramadan saja.  Di masjid ini sering diadakan pengajian pada setiap sore
di beranda Aula Buya Hamka. Yang sangat di nanti nanti oleh PPT selalu
menyediakan buka puasa bersama. Silahkan diikuti agar menambah pahala di
bulan Ramadan.

Artikel Menarik Lainya!:   Bahas Izin Ekspor konsentrat PT Freeport Indonesia, DPR dan Menteri Luhut Binsar Panjaitan Bersitegang

4. Masjid Syuhada Yogyakarta
 

Masjid ini terletak di jalan I Dewa Nyoman Oka 13 Kotabaru Yogyakarta.
Selain menyajikan takjil gratis, di masjid modern ini menggelar banyak
kegiaatan seperti lomba, kajian dan edukasi untuk keluarga.  Masjid
Syuhada memiliki sejarah yang menarik dan dibangun mulai tahun 1950.
Peletakan batu pertama dilakukan pada 23 September 1950 oleh Menteri
Pertahanan sekaligus Kepala Daerah DIY Sri Sultan HB IX. Masjid ini
menjadi kenang-kenangan bahwa Ibu Kota Indonesia pernah berada di
Yogyakarta.

Masih banyak lagi masjid-masjid dijogja yang mengadakan buka puasa
bersama selain keempat masjid tersebut. Selamat menunaikan ibadah puasa
bagi seluruh masyarakat muslim di Indonesia. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.