wieuUW … Jasad_Makam Tan Malaka Jadi Rebutan Warga Kediri dan Sumatera Barat

oleh -66 views
Foto/Ist; Kuburan Tan Malaka

KEDIRI-JATIM, SriwijayaAktual.comRencana pemindahan jasad tokoh pejuang Indonesia
Ibrahim Datuk Tan Malaka ke tanah kelahirannya di Sumatera Barat
ditentang oleh masyarakat setempat. Melalui pemerintah desa setempat,
menyatakan keberatan pemindahan karena akan dibangun tempat pariwisata
baru.

Selama ini banyak masyarakat yang meyakini makam Tan
Malaka di Desa Selopanggung, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri sebagai
sesepuh desa. Sosok Tan Malaka yang juga dikenal seorang pahlawan
nasional ini melekat pada masyarakat disana.

“Kami keberatan
apabila dipindah ke Sumatera Barat. Sebab, selama ini memang ada rencana
pendirian tempat wisata baru disana. Kami khawatir nanti pariwisata
menjadi terkendala dan sepi,” kata Waji, Kepala Desas Selopanggung,
Sabtu (19/11/2016). 

Tan Malaka (Dok/Istimwa)

Selain meyakini sosok Tan Malaka sebagai
sesepuh desa dan pahlawan nasional, masyarakat memang menghendaki
lahirnya sebuah tempat pariwisata baru disana. Itu sebabnya, baik
pemerintah desa maupun masyarakat khawatir apabila rencana pendirian
pariwisata bakal terhenti / karena salah satu iconnya diambil.

Diakui
Waji, sejauh ini memang belum ada langkah kongkret dari pemerintah
perihal bentuk pembangunan wisata disana. Namun demikian, sudah muncul
berbagai gagasan untuk mengeksplorasi keindahan Batu Alam Jagul (Watu
Jagul) yang kebetulan tak jauh dari makam Tan Malaka. 

Baca Juga Ini; H. Herman Deru Ajak Kaum Muda Sumsel Berkarya, Supaya Dapat Menjadi “Pahlawan”

Sebelumnya,
rombongan Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota Provinsi Sumatera Barat
bersama Institut Tan Malaka datang ke makam sang revolusioner di Desa
Selopanggung. Kedatangan mereka untuk berziarah sekaligus merealisasi
rencana pemindahan jasad tan malaka ke tanah kelahirannya di Desa Padan
Gadang Kecamatan Suleki Gunung Mas Kabupaten Limapuluh Kota Provinsi
Sumatera Barat.

Wakil Bupati Limapuluh Kota Fehrizal mengatakan,
pemerintah daerah melayani masyarakatnya yaitu pihak keluarga Tan
Malaka yang menghendaki pemindahan jasad Tan Malaka. Sebab, di tanah
kelahirannya, Tan Malaka merupakan pemangku adat. Rencana pemindahan
jasad ini akan dimulai pada 15 Januari 2016 mendatang dengan prosesi
perjalanan darat melalui tempat tempat yang pernah disinggahi Tan
Malaka. [nng/but/BJ]

No More Posts Available.

No more pages to load.