Watu Tali, Aksesoris Untuk Mu Yang "Limited"

oleh -
Aneka pilihan gelang dan kalung Watu Tali yang ternyata limited (Harminanto)

SLEMAN-YOGYAKARTA, SriwijayaAktual.com – Kreatifitas anak-anak muda Yogyakarta terlihat di gelaran “Journey
of Treasure” road to Pandora Hunt yang diselenggarakan di kawasan drop
off Jogja Bay Waterpark Maguwoharjo Sleman, Jumat-Minggu (22-24/7/2016).
Salah satunya yakni produk aksesoris Watu Tali yang merupakan
pernak-pernik dari batu manik keramik yang dirangkai menjadi gelang
serta kalung.

Watu Tali ini pertama kali diinisiasi oleh Angela Raharjo pada tahun
2012 lalu. Ide awalnya muncul dari kesukaan membeli aksesoris seperti
gelang, kalung dan cincin yang ternyata cukup menguras kantong.
“Dulu sering banget beli aksesoris tapi terus mikir karena boros
juga. Akhirnya mutar otak coba membuat sendiri kok ternyata bisa,
yasudah diteruskan,” ungkapnya, Sabtu (23/7/2016).
Tak berhenti di situ, saat dikenakan ternyata hasil karya Angela
mendapatkan apresiasi dari teman-temannya. Maka, muncullah ide untuk
memproduksi gelang dan kalung berbagai rupa dari benang dan manik batu
keramik ini.
“Akhirnya diproduksi mulai tahun 2012, tapi yang spesial tidak ada
aksesoris yang sama. Semuanya punya ciri khas dan perbedaan, jadi memang
limited,” imbuh gadis 21 tahun ini.
Saat ini, produk UKM Watu Tali ini dipasarkan melalui media sosial
seperti Instagram (watutali.id) dan juga pameran-pameran di berbagai
lokasi. Pesanan pun mulai datang dari berbagai lokasi dan produk Watu
Tali sedikit demi sedikit mulai dikenal.
Angela berharap semakin banyak masyarakat yang mengapresiasi hasil
kreasinya sehingga produknya bisa lebih berkembang. “Bagi saya
originalitas adalah yang paling utama, jangan takut untuk membeli produk
lokal karena kualitasnya juga oke,” pungkasnya. (Adm).
Sumber, KRjogja

No More Posts Available.

No more pages to load.