Waspada … Jangan Terprovokasi Oleh Oknum Aksi "212"

oleh -63 views
Foto/Ist; Ketua MUI
NTT, Drs H Abdul Kadir Makarim, di dampingi Wakil ketua umum Ir Jalaludin
Bethan M.Si. Saat Jumpa Pers di kantor Forum Komunikasi Umat Beragama

KUPANG-NTT, SriwijayaAktual.com  – Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia Nusa Tenggara Timur (NTT), 
Jalaludin Betan menyerukan umat Islam setempat jangan sampai
terprovokasi rencana unjuk rasa pada 25 November dan 2 Desember 2016.
“Jangan
terprovokasi dengan oknum-oknum atau ormas yang mengatasnamakan MUI
atau umat Islam akan menggelar aksi susulan tanggal 25 November dan 2
Desember 2016 (Aksi 212). Karena, akan mencederai jalinan kerukunan agama di daerah ini
yang telah alam terbentuk,” katanya di Kupang, Selasa (22/11/2016).
Apalagi
ikut terbawa povokasi pihak-pihak yang memiliki kepentingan tertentu,
lalu merusak hubungan antarsesama umat beragama yang telah terjalin baik
selama ini.
“Jangan mau didorong melakukan tindakan yang bisa
saja mencederai jalinan kerukunan hidup beragama antarsesama umat
berbeda keyakinan yang telah lama tercipta,” katanya.
Bahkan
menurut dia, jika melihat oknum atau ormas yang melakukan aktivitas
mencurigakan merusak keutuhan umat beragama di NTT segera melaporkan
kepada pihak yang berwajib untuk ditelusuri dan dicegah sebelum melebar.
“Jangan
memberi tanggapan berlebihan terhadap kejadian di daerah lain seperti
di DKI dan Samarinda karena akan membuat situasi dan kondisi di daerah
ini ikut terhasut, sehingga berdampak pada kerukunan umat beragama di
NTT yang telah kita jaga dan pelihara secara baik terganggu,” katanya. 
Menurut
dia, umat Islam di daerah berbasiskan kepulauan ini harus selalu tenang
dan senantiasa beraktivitas seperti biasa, serta terus waspada apabila
melihat hal-hal yang mencurigakan yang berdampak pada keutuhan umat
beragama dan persaudaraan di NTT.
“Jadilah pelopor perdamaian
serta menjaga kerukunan umat beragama yang ada di Provinsi NTT sehingga
menjadi contoh kerukunan antarumat beragama pada wilayah lainnya,”
katanya.
Baca Juga Ini; Kapolri Jenderal Pol Tito: Negara Indonesia Didirikan Juga oleh Para Ulama
–  Panglima TNI Jend. Gatot Nurmantyo; Sudah Ya … Jangan Ada Aksi Lagi, Kita Kawal Saja Proses Hukumnya Ahok, Karena Jika Tetap Aksi Lagi “RAWAN”, Memang Kenapa Jenderal? Ini ….
Sebelumnya, seperti diberitakan, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengatakan aksi Bela
Islam III yang direncanakan pada 2 Desember 2016, maskudnya,  dikhawatirkan berdampak
negatif, yaitu merugikan negara dan rakyat Indonesia, karena mengganggu
stabilitas keamanan dan perekonomian bangsa.
“Saya cuma khawatir
nanti pasar modal, indeks saham gabungan, mata uang, dan kepercayaan
investor terganggu. Kalau itu sampai terjadi, negara dirugikan, rakyat
banyak dirugikan,” katanya.
Ia mengatakan bahwa masyarakat sudah
dewasa dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara sehingga tidak akan
mudah tergiring oleh isu-isu yang memprovokasi untuk memecah belah
bangsa. [tar/inilah]

Kupang – Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia Nusa Tenggara Timur
Jalaludin Betan menyerukan umat Islam setempat jangan sampai
terprovokasi rencana unjuk rasa pada 25 November dan 2 Desember 2016.

“Jangan
terprovokasi dengan oknum-oknum atau ormas yang mengatasnamakan MUI
atau umat Islam akan menggelar aksi susulan tanggal 25 November dan 2
Desember. Karena, akan mencederai jalinan kerukunan agama di daerah ini
yang telah alam terbentuk,” katanya di Kupang, Selasa.
Apalagi
ikut terbawa povokasi pihak-pihak yang memiliki kepentingan tertentu,
lalu merusak hubungan antarsesama umat beragama yang telah terjalin baik
selama ini.
“Jangan mau didorong melakukan tindakan yang bisa
saja mencederai jalinan kerukunan hidup beragama antarsesama umat
berbeda keyakinan yang telah lama tercipta,” katanya.
Bahkan
menurut dia, jika melihat oknum atau ormas yang melakukan aktivitas
mencurigakan merusak keutuhan umat beragama di NTT segera melaporkan
kepada pihak yang berwajib untuk ditelusuri dan dicegah sebelum melebar.
“Jangan
memberi tanggapan berlebihan terhadap kejadian di daerah lain seperti
di DKI dan Samarinda karena akan membuat situasi dan kondisi di daerah
ini ikut terhasut, sehingga berdampak pada kerukunan umat beragama di
NTT yang telah kita jaga dan pelihara secara baik terganggu,” katanya.
– See more at: http://nasional.inilah.com/read/detail/2340680/jangan-terprovokasi-oleh-oknum-aksi-212#sthash.qclr6rbL.dpuf

No More Posts Available.

No more pages to load.