Waduh !!! Nilai Buruk, 2 Pejabat Pemkot Palembang Dinyatakan Gagal Ikut Lelang Jabatan

oleh -

Foto/Ilustrasi/Net
PALEMBANG, SriwijayaAktual.comAkhirnya
hasil akhir seleksi terbatas lelang jabatan untuk delapan jabatan di
lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang telah diselesaikan oleh
Panitia Seleksi (Pansel) Pemerintah provinsi  Sumsel bersama dengan
Badan Kepegawain Negara BKN.
“Jika Walikotanya ada, seharusnya hari
ini sudah bisa diumumkan hasilnya kepada publik, siapa saja yang lulus
dan gagal,”kata ketua Pansel yang juga Sekda Provinsi Sumsel, Mukti
Sulaiman, Selasa (24/5).
Menurut Sulaiman, berdasarkan hasil atas
tiga indikator penilaian, telah didapatkan hasil yang akan menjadi
rujukan Walikota Palembang untuk menentukan pejabat mana yang akhirnya
menduduki delapan posisi yang saat ini terpaksa dikosongkan sementara
waktu dengan  diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt).
Berdasarkan hasil tes yang telah digelar
Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan tim panitia seleksi (Pansel), ada
dua nama pejabat yang rupanya mendapatkan nilai buruk.Kedua pejabat ini
mendapatkan nilai di bawah 60 dan dipastikan  tidak akan lulus dalam
lelang jabatan ini.
“Memang dari 14 pejabat itu ada dua
pejabat yang nilainya jelek, sehingga tidak akan lulus, karena itu salah
satu menjadi pertimbangan apakah layak untuk menjadi pejababat atau
tidak,”katanya.
Tiga indikator yang dimaksudnya yakni
assessment yang digelar BKN dengan menggunakan instrumen baku seperti
untuk psikotes. Selanjutnya pemeriksaan portofolio, seperti ijazah
kualifikasi pendidikan terakhir yang berbeda poinnya tiap jenjang.
“Selanjutnya tes wawancara, yang
kemudian nilai dari seluruh tes itu digabungkan dan keluarlah hasil yang
kita sampaikan pada Walikota Palembang,”urainya.
Menurutnya, Walikota memiliki kewenangan
penuh untuk menentukan pejabat mana yang akan menduduki posisi
tersebut. Namun, Mukti menegaskan tim pansel akan terus melakukan
pengawalan terhadap hasil akhir yang akan ditetapkan oleh Walikota
Palembang melalui Surat Keputusan (SK).
“Tentu akan terus kami awasi, Walikota
juga wajib menjalankan semua hasil asssesment sesuai yang telah
dikeluarkan oleh tim Pansel. Semoga pilihan terbaik yang akan dipilih
oleh Pak Walikota,”urainya.
Terkait sudah dikirimnya hasil
assesment,  Kabag Humas dan Protokol Pemkot Palembang Akhmad Mustain
membenarkan hal tersebut. Hanya saja, karena sejak Senin laly Walikota
masih berada di Jakarta, hingga Selasa sore Harnojoyo belum sempat
melihat dan membaca hasil assessment tersebut.
“Sudah kami terima, tetapi kan dari
kemarin bapak di Jakarta. Baru pulang sore nanti, yang jelas untuk
tindak lanjutnya akan segera diambil jika bapak sudah membaca secara
cermat hasil assesment tersebut,”urainya.
Terpisah, Plt Asisten 1 Bidang
Pemerintahan, Harley Kurniawan mengatakan penempatkan PLT dibeberapa
jabatan tidak menggangu program kerja dan kegiatan yang telah
diprogramkan, karena secara administrasi semua PLT dapat menjalankan
tugas dan fungisnya.
“Kapan pelantikan akan dilakukan
sepenuhnya ada ditanggan pak Walikota, namun dalam waktu dekat tentu
sudah dapat dilakukan pelantikan jika hasil assessment sudah
keluar,”tukasanya. (Beritamusi/Admin)

No More Posts Available.

No more pages to load.