Viral Video Diduga Oknum Polisi Ancam Tembak Warga di Lebak

oleh -
Viral Video Diduga Oknum Polisi Ancam Tembak Warga di Lebak
Viral Video Diduga Oknum Polisi Ancam Tembak Warga di Lebak

LEBAK-BANTEN, Roda Duniawi – Sebuah video diduga oknum dari kepolisian terekam CCTV dan viral di media sosial karena sikap arogansinya kepada warga di Lebak, Banten. Propam Polda turun tangan untuk mencari orang tersebut.

Potongan video tersebut terjadi di sebuah SPBU di Lebak. Dalam keterangan video yang tersebar di media sosial, oknum itu merasa terhalangi karena ada motor saat pengisian bahan bakar. Di situ ia kemudian membentak dan mengancam korban dengan kata-kata ‘saya tembak kamu, saya anggota Polda Banten’.

Di rekaman video, terlihat warga dengan kendaraan motor sedang mengisi bahan bakar. Di sampingnya, ada kendaraan roda empat B 2841 WAC. Oknum itu kemudian turun dan memukul kepala korban beberapa kali.

Artikel Menarik Lainya!:   Kumpulan lagu Siti Badriah Terbaru DOWNLOAD MP3 Terlengkap - download-lagu-aja.blogspot.com

Kabid Humas Polda Banten Kombes Edy Sumardi Priadinata mengatakan atas video itu pihaknya melakukan pemburuan terhadap pelaku di video tersebut. Tindakan tegas bahkan disiapkan jika orang di video itu benar-benar anggota kepolisian. Kejadian itu sendiri diperkiranan terjadi di SPBU Cibadak, Lebak pada Senin (3/5) kemarin pukul 09.00 WIB.

“Polda tidak tinggal diam. Propam sudah turun melakukan penyelidikan, namun hingga kini tak menemukan siapa si pengancam tersebut, mengingat nopol B 2841 WAC mobil yang terekam di CCTV SPBU ternyata tak ditemukan dalam sistem information kendaraan bermotor,” ujar Edy saat dikonfirmasi melalui seluler, Selasa (4/5/2021).

Edy mengatakan, jika ada warga yang diancam oleh orang yang mengaku anggota polisi agar melaporkan. Propam katanya akan segera turun tangan menangani hal itu.

Artikel Menarik Lainya!:   Tidak Diterima Polisi, PPM Minang Akan Laporkan Ucapan Puan ke MKD DPR RI

“Jika sudah keburu viral, mungkin saja yang bersangkutan sudah lebih dahulu kabur. Apalagi, nomor polisi kendaraan bermotornya ternyata tak ditemukan dalam sistem information,” terangnya. (purple/detikcom)