Viral Heboh!! Pendeta ini Ngaku Bisa Sembuhkan Orang Sakit dengan Kentut di Wajah Jemaat

oleh -
Viral Heboh!! Pendeta ini Ngaku Bisa Sembuhkan Orang Sakit dengan Kentut di Wajah Jemaat
Viral Heboh!! Pendeta ini Ngaku Bisa Sembuhkan Orang Sakit dengan Kentut di Wajah Jemaat

Roda Duniawi – Seorang pendeta di Afrika Selatan mendadak viral karena mengklaim dapat menyembuhkan orang-orang yang menderita penyakit parah dengan metode yang tidak biasa, yaitu hanya dengan kentut di wajah jemaat.

Pendeta bernama Christ Penelope itu menerima siapa saja yang ingin berobat dengannya di Gereja SevenFold Holy Spirit di Giyani, Limpopo, Afrika Selatan. Foto-foto yang memperlihatkan saat dia duduk dan kentut di wajah jemaat menuai kritik berbagai kalangan. Namun, dia tetap berkeras membuka praktik yang terdengar lucu itu.

Penelope mengatakan, dia hanya perlu kentut di wajah pasien, tepatnya di dekat lubang hidung mereka untuk melepaskan “roh suci” melalui kentutnya. Dia juga mengklaim, kentutnya itu bisa memberikan “mukjizat” penyembuhan menakjubkan yang berasal dari “kekuatan Tuhan”.

Artikel Menarik Lainya!:   Simak DRM VLOG desain rumah lantai mediterania desain rumah luas m desain rumah lantai, paling dicari!

Geram dengan ulah Penelope, baru-baru ini beberapa pendeta mengutuk aksi tersebut. Tokoh agama yang menentang metode aneh tersebut mengatakan, Penelope tidak seharusnya duduk di atas wajah jemaat. Caranya itu dinilai mencederai rumah ibadah dan justru membuat pengunjung tidak nyaman.

“Ini jelas-jelas salah. Tidak pernah Tuhan menganjurkan kita untuk duduk di atas muka orang lain untuk menyembuhkan penyakit. Pendeta tentu harus menunjukkan apa yang ada di dalam Alkitab, bukan hal konyol dari dalam pikirannya sendiri,” ujar pendeta Jacob Sibiya, dikutip India Times, Kamis (1/4/2021).

Senada dengan kritikan itu, seorang perempuan berusia 40 tahun memutuskan berhenti menghadiri ibadat di gereja ketika dia melihat Penelope duduk dan kentut di wajah temannya. “Itu tidak pantas. Saya ke sini butuh doa, bukan kentut,” kata dia. [*]