Unggul di Survei Lawan Ahok, Risma; Aku Enggak Tahu & Aku Gak Minta

oleh -41 views
Ratusan massa dari Gerak Indonesia melakukan aksi dukungan meminta PDIP
mengajukan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini di Pilgub DKI 2017, di
depan kantor DPP PDIP jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta, (15/9/2016). Peserta aksi mayoritas merupakan ibu-ibu yang membawa anaknya.
SURABAYA-JATIM, SriwijayaAktual.com  – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menanggapi dingin
hasil survei yang menyebutkan ia mengungguli Gubernur DKI Jakarta
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dalam pemilihan kepala daerah 2017.

Ia mengaku tidak tahu apa-apa tentang survei dan hasilnya itu. “Aku
enggak tahu, aku juga enggak minta disurvei kok,” kata Risma kepada
wartawan di Balai Kota Surabaya, Jumat, (16/9/2016).

Menurut Risma, dalam pemilihan Wali Kota Surabaya tahun lalu, ia juga
tidak meminta atau membuat survei tentang elektabilitasnya. Meski
begitu, ia menang telak atas lawannya, pasangan Rasiyo-Lucy Kurniasari.

Hasil sigi lembaga survei Poltracking Indonesia menunjukkan
elektabilitas pasangan Tri Rismaharini-Sandiaga Uno menang tipis atas
pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Heru Budi Hartono. Risma-Sandiaga
dipilih 38,21 persen responden, sedangkan Ahok-Heru 36,92 persen. Angka
tersebut didasari hasil survei pada 6-9 September 2016.

Wali
kota perempuan pertama di Kota Surabaya itu juga menanggapi dengan
tersenyum ketika ditanya soal kemungkinan bergandengan dengan Bupati
Batang Yoyok. “Aku kemarin sudah gandengan kok dengan Bupati Batang,”
ujarnya sambil tersenyum.

Bahkan, ketika ditanya bahwa Bupati
Batang optimistis menang apabila bergandengan dengan Risma, ia malah
menganggap optimisme itu. “Memangnya mau menang-menangan, saya sampaikan
itu sebetulnya bukan menang-menangan, karena jabatan tidak boleh
diminta. Jadi apa, ya, kok menang-menangan,” katanya dengan nada serius.

Baca juga; Ulama & Tokoh Islam Deklarasikan 9 Risalah Istiqlal; Haram Pilih Pemimpin Nonmuslim !!!

Jawaban yang sama dilontarkan Risma saat ditanya tentang kemungkinan
bergandengan dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat.
“Aku kemarin juga gandengan dengan Pak Djarot kok,” katanya sambil
tertawa lepas.

Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia
Perjuangan hingga saat ini memang belum memutuskan mengusung pasangan
calon. Namun banyak pihak mendorong DPP PDIP mengusung Risma dan menolak
Ahok. (*).

Sumber, tempo

No More Posts Available.

No more pages to load.