Tragis!!! Kasihan … Siswi SMP Ini, Selama 9 Tahun Jadi Budak Nafsu Bejat Ayah Tiri

oleh -60 views
(Ilustrasi)

SUMENEP-JATIM, SriwijayaAktual.comPerbuatan JP (32), warga Desa Parsanga, Kabupaten
Sumenep, Provinsi JawaTimur (Jatim)  benar-benar bejat. Pria pengangguran ini selama 9 tahun
menyetubuhi SL (15), anak tirinya yang sekarang duduk di bangku SMP.

Peristiwa
tidak senonoh itu terbongkar saat korban pulang terlambat dan ketahuan
nonton karnaval hari jadi Sumenep bersama teman prianya. Pelaku marah
dan tiba-tiba seperti kalap. Pelaku kemudian menyiramkan bumbu rujak ke
kepala korban.

“Waktu itu saya heran, kok suami saya sampai
sehebat itu marahnya ke anak saya? Sepertinya suami saya cemburu karena
anak saya nonton dengan pacarnya,” kata ibu korban, Astrid (29), seperti dikutip dari laman beritajatim,  (16/11/2016).

Astrid
kemudian membujuk anaknya untuk menceritakan, ada apa sebenarnya dengan
ayahnya, hingga sampai semarah itu. Ternyata pengakuan SL benar-benar
membuat Astrid ‘shock’.

“Waktu suami saya keluar rumah, anak saya
ini saya bujuk supaya mau cerita. Ternyata anak saya cerita kalau dia
sering dipaksa melayani ayahnya. Dan itu terjadi sejak anak saya masih
umur 6 tahun. Saya benar-benar kaget,” ujarnya.

Astrid menikah
dengan JP setelah ia bercerai dengan HM. Saat menikah dengan HM, Astrid
masih berumur 12 tahun. Setahun berikutnya, Astrid melahirkan SL, dan
bercerai tidak lama setelah anaknya lahir. Astrid kemudian menikah
dengan JP saat SL berumur 4 tahun.

“Anak saya saat dipaksa
melayani ayah tirinya ini selalu diancam. Katanya akan dibunuh, atau
diberhentikan dari sekolah. Makanya anak saya ketakutan dan terpaksa
melayani ayahnya,” ucap Astrid.

Saat menceritakan semua perbuatan bejat ayahnya, SL menangis karena merasa sangat berdosa pada ibunya.

“Kata
anak saya, dia sudah siap dibunuh, daripada terus menerus membohongi
saya dan melakukan perbuatan dosa. Anak saya merasa sangat bersalah,
apalagi selama ini saya yang banting tulang mencari nafkah untuk
keluarga. Suami saya kan gak kerja,” paparnya.


Baca Juga Ini; Saksi Bisu Alas Purwo, Dalih Sewa Dua Gadis Belia, Lima Pemuda Haus Nafsu’ Beruntun Memperkosanya Secara Bergiliran !!!

Dalam kondisi
terpukul, Astrid kemudian melaporkan kasus pemerkosaan tersebut ke Pusat
Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Sumenep pada
Senin (31/10/16). Dan keesokan harinya, (P2TP2A) mendampingi Astrid
melaporkan kasus tersebut ke Polres Sumenep pada Selasa (01/11/16).

“Kasusnya
sekarang ditangani Polres Sumenep. Korban sudah dimintakan visum ke
rumah sakit daerah,” kata koordinator pendamping korban dari P2TP2A. [*]

No More Posts Available.

No more pages to load.