Tips Bagaimana Cara yang Benar Dan Salah Saat Membersihkan Miss V

oleh -
Roda Duniawi – Bagaimana cara Anda membersihkan Miss V? Ketika Anda akan memulai mandi atau justru setelah Anda selesai mandi? Apakah Anda menggunakan tangan atau dengan alat penggosok tubuh? Atau justru jangan-jangan selama ini masih menggunakan cara yang salah untuk membersihkan vagina? Anda bisa baca artikel dibawah ini.
Tips Bagaimana Cara yang Benar Dan Salah Saat Membersihkan Miss V
Kesalahan Yang Mungkin Sering Anda Buat Saat Membersihkan Miss V
1. Menggosok Terlalu Keras

Jika Anda pikir menggosok Miss V adalah sebuah keharusan agar Miss V anda bersih dari kuman, dan bakteri, Anda salah besar. Menurut Pari Ghodsi seorang dokter spesialis kandungan dan ginekologi di San Fernando Valley di Northridge Hospital di Los Angeles mengatakan bahwa menggosok Miss V tidak diperlukan.

Anda harus ingat bahwa yang sedang Anda bersihkan adalah bagian kulit yang cukup sensitif, jadi cukup basuh dengan lembut agar tidak menyebabkan rasa sakit, iritasi, dan membuat kulit Anda merah serta gatal. 
2. Melakukan Douching Miss V
Jika Anda belum pernah mendengar istilah ini, itu berarti Anda belum pernah melakukannya dan ini adalah hal yang bagus untuk Anda. Jika suatu hari Anda mengetahui metode untuk membersihkan Miss V ini, Anda bisa pertimbangkan untuk melakukannya atau tidak.
Douching adalah membersihkan Miss V dengan cairan yang terdiri dari campuran berbagai bahan kimia. Biasanya cairan douching mengandung air, baking soda, cuka, pewangi, dan antiseptik. Cairan tersebut dikemas dalam sebuah douche, yaitu kantong dengan selang atau semprotan yang berfungsi untuk menyemprotkan cairan pada area kewanitaan.
Sebenarnya, Anda tidak perlu repot-repot melakukan douching Miss V. Miss V Anda memiliki cara sendiri untuk membersihkan diri dan menangkal bakteri. Menurut Mary Jane Minkin, M.D, seorang profesor di Department of Obstetrics Gynecology and Reproductive Sciences di Yale University School of Medicine mengatakan bahwa douching Miss V justru bisa merusak asam basa atau pH Miss V dan hal ini meningkatkan risiko Miss V untuk terkena infeksi.

3. Membersihkan Area Dalam Miss V
Banyak wanita yang berusaha untuk membersihkan area luar sekaligus area dalam Miss Vnya. Padahal area bagian dalam Miss V tidak perlu dibersihkan. Bagian dalam organ vital wanita ini, sebenarnya sudah ada mekanisme alami berupa adanya bakteri baik bernama laktobasili yang memang berkembang biak pada dalam organ intim wanita dan membantu menjaga kebersihan bagian dalam wanita. 
Karena adanya bakteri baik inilah, Anda tidak perlu membersihkan bagian dalam Miss V dan cukup mencuci bagian luar Miss V saja. Untuk bagian dalam Miss V, Anda hanya perlu sesekali membasuhnya dengan memakai air bersih.

4. Membersihkan Terlalu Lama Dan Terlalu Sering
Kesalahan lain yang kerap dilakukan oleh wanita saat membersihkan Miss V adalah dengan membersihkannya cukup lama dan terlalu sering, tujuannya pasti ingin membuat Miss V lebih bersih. Padahal, Anda sebaiknya tidak membersihkan Miss V lebih lama dari satu menit karena jika Anda menggosoknya lebih lama dari waktu yang disarankan, Miss V Anda justru bisa mengalami iritasi dan kehilangan kelembaban alaminya.
Tips Bagaimana Cara yang Benar Dan Salah Saat Membersihkan Miss V
Lalu, Bagaimana Cara Memberihkan Miss V Yang Benar?
1. Bersihkan Hanya Bagian Vulva
Bagian Miss V yang perlu dibersihkan hanya bagian vulva, termasuk labira mayora dan minora (bibir Miss V luar dan dalam, yang besar maupun yang kecil). Bagian dalam Miss V (mulai dari lubang hingga masuk ke dalam tubuh) mampu membersihkan dirinya sendiri. Menurut Jessica Shepherd, MD, ahli kebidanan dan kandungan University of Illinois di Chicago, Anda tak perlu mengutak-atik bagian dalam agar tak merusak flora Miss V.
 
2. Pilih Pembersih Wanita Yang Mengandung Povidine Iodine
Miss V seharusnya memiliki pH antara 3,5-4,5. Menurut Shepherd, pH Miss V harus dijaga agar flora yang baik tetap hidup dan jamur serta bakteri ‘enggan mampir’. Ketika Anda membersihkan Miss V dengan cairan pembersih tubuh yang mengandung parfum (pH antara 7-8), berarti Anda sudah merusak pH normal Miss V. Hal Ini bisa menyebabkan gatal-gatal, iritasi, dan bau tak sedap.  Pembersih tanpa pewangi adalah pilihan terbaik karena tidak mengandung zat yang berpotensi menyebabkan iritasi. Anda juga bisa memilih pembersih Miss V yang mengandung povidine iodine karena menurut sebuah penelitian kandungan povidone iodine mampu mengembalikan kadar flora normal di Miss V Anda sehingga bisa membantu menjaga kadar pH Miss V Anda tetap normal.
3. Perhatikan Frekuensi
Jika frekuensi Anda membersihkan Miss V kurang, mungkin masih ada sisa keringat dan sekresi yang tersisa. Jika Miss V dibersihkan secara berlebihan, Anda bisa mengganggu keseimbangan asam basa Miss V.
Membersihkan Miss V dengan tangan juga lebih baik dibandingkan menggunakan loofah (alat penggosok tubuh). Tekstur loofah bisa membuat luka dan jika pasangan Anda memiliki risiko penyakit menular seksual, penyakit ini mudah ditularkan lewat luka luka tadi. Bersihkan Miss V satu atau dua kali sehari sudah cukup.
4. Kerangkan Dengan Handuk Lembut
Keringkan dengan menggunakan handuk yang bersih dan lembut. Jangan digosok-gosok, cukup tempelkan handuk sampai area intim Anda benar-benar kering. Jaga area intim tetap kering dengan mengganti panty liner atau celana dalam dua hingga tiga kali sehari dalam kondisi normal.
Setelah buang air kecil, cuci Miss V dengan air bersih, lalu langsung keringkan. Perhatikan arah basuh dubur setelah buang air besar, jangan dari belakang ke depan. Itu sama saja Anda menyebarkan kuman dari dubur ke Miss V.
Intinya, secara fisiologis, Miss V diciptakan mampu mengurus dirinya sendiri dengan cara mendorong keluar kotoran lewat cairan khas yang Anda lihat sehari-hari. Tugas Anda cuma membersihkan sekresi cairan itu di bagian vulva, menjaganya tidak lembab berlebih, dan mempertahankan pH seimbangnya. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.