Tanda- tanda Hamil Muda yang Dapat Dikenali pada 1 Minggu Awal serta Bagaimana Melindungi Kandungannya

oleh -
Tanda- tanda Hamil Muda yang Dapat Dikenali pada 1 Minggu Awal serta Bagaimana Melindungi Kandungannya
ilustrasi

Roda Duniawi – Umumnya, kehamilan baru bisa diketahui dan dipastikan ketika usia kandungan sudah memasuki tiga atau empat minggu. Gejala hamil yang umum seperti morning sickness alias mual-muntah di pagi hari juga biasanya baru akan muncul dalam 4 minggu setelah terlambat menstruasi. Akan tetapi, Anda mungkin bisa menunjukkan ciri-ciri hamil muda sejak 1 minggu pertama telat datang bulan. Apa saja tanda-tanda hamil mda yang bisa disadari dalam 1 minggu pertama tersebut?

Seperti apa ciri-ciri hamil muda 1 minggu pertama?

Kehamilan terjadi saat sperma bersatu dengan sel telur di dalam rahim setelah Anda dan pasangan berhubungan s^ks tanpa pelindung atau kontrasepsi dalam waktu enam hari menjelang ovulasi atau pelepasan sel telur dari rahim. Selanjutnya, sel telur yang telah dibuahi oleh sperma akan menempel pada dinding rahim.

Meski demikian, ciri-ciri hamil muda umumnya belum terlihat di 1 minggu pertama karena janin belum terbentuk dalam perut sang ibu. Periode waktu ini adalah tahapan pertama sebelum fertilisasi terjadi dan membuahkan janin.

Anda malah mungkin sedang haid untuk yang terakhir kalinya sebelum benar-benar “resmi” positif hamil. Menstruasi terakhir ini adalah pertanda rahim sedang mengeluarkan sisa sel telur bulan lalu yang tidak terpakai.

Itu kenapa tanda-tanda hamil muda belum dapat dideteksi secara pasti pada 1 minggu pertama. Anda biasanya sudah bisa mulai merasakan gejala awal kehamilan saat sudah memasuki empat minggu kehamilan.

Apakah hamil 1 minggu dapat dideteksi melalui tes USG?
Sayangnya, tes USG atau ultrasound tidak dapat mengetahui apakah Anda sedang hamil 1 minggu atau tidak.

Namun, tes USG bisa membantu mengetahui apa yang membuat Anda mengalami kesulitan untuk hamil. Tes USG bisa digunakan untuk memeriksa ada tidaknya abnormalitas pada struktur organ reproduksi, seperti fibroid, yang bisa menghambat kehamilan Anda.

Artikel Menarik Lainya!:   6 Panduan buat Kurangi Mual Semasih Kehamilan

Apa yang terjadi setelah hamil 1 minggu?

Setelah telat haid dari jadwal biasanya, Anda dapat mulai merasakan beberapa tanda awal kehamilan pada minggu ke-2 setelah pembuahan.
Pada masa ini, tubuh sudah mulai mengaktifkan hormon hCG (human chorionic gonadotropin) sebagai upaya mendukung kehamilan.

Umumnya, ciri-ciri hamil muda yang akan muncul setelah 1 minggu atau lebih terlambat haid adalah mual, kembung, merasa lelah, payudara membengkak atau terasa lunak, sering buang air kecil, kram perut kemunculan flek bercak darah (perdarahan implantasi), dan perubahan suasana hati (mood). semua gejala awal kehamilan ini muncul sebagai pengaruh dari kenaikan hormon hCG.

Beberapa ciri-ciri hamil muda lain yang biasanya muncul 1 minggu setelah terlambat haid adalah:

  • Preferensi makanan yang berubah
  • Hidung tersumbat
  • Suasana hati yang berubah-ubah
  • Kembung
  • Mual atau muntah
  • Tidak mengalami haid di periode menstruasi
  • Kram perut
  • Sembelit
  • Adanya titik-titik darah saat belum masa menstruasi
  • Merasa lelah
  • Payudara yang lunak atau membengkak
  • Lebih sering buang air kecil

Pada masa ini pula Anda sudah bisa mengecek kehamilan lewat testpack yang mengukur perubahan hormon hCG dalam tubuh. Namun, akan lebih akurat jika Anda melakukan tes darah untuk mengetahui apakah Anda sedang hamil atau tidak.

Meskipun demikian, ciri-ciri di atas belum tentu menandakan adanya kehamilan dan bisa jadi merupakan sinyal dari adanya kondisi medis tertentu.

Bagaimana cara menjaga kehamilan selama 1 minggu pertama dan seterusnya?

Satu minggu pertama setelah terlambat haid merupakan momen paling penting yang dapat menentukan apakah Anda benar-benar hamil atau tidak.Setelah terbukti positif hamil lewat test pack dan pemeriksaan darah di dokter kandungan, berikut beberapa hal yang bisa Anda lakukan mulai sekarang untuk menjaga kehamilan yang sehat:

  1. Mengonsumsi vitamin kehamilan
    Dokter akan merekomendasikan Anda guna memulai mengonsumsi vitamin untuk kehamilan, seperti asam folat, vitamin D, kalsium, dan sebagainya, untuk mengurangi risiko bayi cacat. Anda bisa mulai mengonsumsi 400 mikrogram asam folat setiap hari, mulai dari sebulan sebelum rencana kehamilan atau seminggu sebelumnya.
  2. Menjaga pola makan
    Penting bagi Anda untuk membenahi dan menjaga pola makan sehat bahkan sejak hamil 1 minggu dengan mengonsumsi sayuran, buah-buahan, protein rendah lemak, serat, dan lemak yang baik untuk tubuh.Hindari makanan ini saat hamil muda: Daging mentah dan kerang: Daging mentah (sushi), tiram, dan kerang. Hindari juga daging sapi dan unggas langka agar tidak terkontaminasi dengan toksoplasmosis atau salmonella.
    Daging deli: Daging deli merupakan daging yang biasa kita temukan di dalam sandwhich dan juga burger. Bakteri didalam daging deli mungkin saja melintasi plasenta dan menginfeksi bayi Anda yang sedang berkembang. Infeksi dalam rahim dapat menyebabkan keracunan darah dan bisa mengancam jiwa bayi Anda.
    Ikan dengan kadar merkuri yang tinggi: Tuna merupakan jenis ikan yang cocok untuk Anda konsumsi pada masa kehamilan. Tuna memiliki kadar merkuri yang lebih rendah dan kaya akan omega-3.
    Telur mentah: Meskipun sehat untuk dikonsumsi, telur mentah adalah pantangan saat kehamilan. Hal Ini termasuk makanan yang mengandung telur mentah, seperti mayones. Telur mentah dapat menimbulkan risiko salmonella pada kehamilan.
    Susu yang tidak dipasteurisasi: Susu yang tidak disterilkan dapat mengandung listeria.
  3. Berolahraga secara rutin
    Berolahraga tidak hanya membantu meringankan ciri-ciri hamil muda yang akan muncul setelah 1 minggu telat haid. Rutin olahraga juga membantu Anda menjaga kehamilan tetap sehat, mendukung proses tumbuh kembang bayi selama 9 bulan ke depan, dan memudahkan proses kelahiran.
  4. Mengurangi stres
    Stres dapat membuat Anda merasa tertekan menjalani kehamilan ke depannya. Maka dari itu, sebisa mungkin kendalikan stres dan jauhkan diri dari hal-hal yang bisa memicu stres.Tetap jaga kesehatan fisik dan mental dengan melakukan yoga, meditasi, dan hal-hal lain yang bisa membuat Anda bahagia.
  5. Hindari merokok
    Merokok tidak hanya merugikan kesehatan Anda, tapi juga calon bayi Anda.Anda juga akan lebih sulit untuk mengalami kehamilan serta memiliki risiko yang tinggi untuk mengalami keguguran.Hentikan dan hindari menghisap rokok ataupun terpapar dengan asap rokok di lingkungan sekitar Anda.
  6. Konsumsi air secukupnya
    Meski ciri-ciri hamil muda belum tampak elas pada 1 minggu pertama setelah berhubungan seks, jangan khawatir.Tetap jaga pola makan Anda dengan memilih makanan sehat dan rutin berolahraga. Selain itu, Anda juga perlu sering-sering minum air putih. Sangat direkomendasikan untuk mencukupi kebutuhan asupan cairan setidaknya 8-11 gelas air tiap harinya.Hindari konsumsi alkohol, serta kurangi konsumsi minuman yang tinggi gula serta kafein.
Artikel Menarik Lainya!:   Takut Perselingkuhan Terbongkar, Biksu Buddha Tabrak dan Tusuk Perempuan yang Dihamilinya

Ciri-ciri hamil muda kadang bisa disalahartikan sebagai masalah kesehatan lain. Oleh karena itu, selalu konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui secara pasti apakah tanda-tanda yang Anda alami dalam 1 minggu pertama setelah berhubungan seks benar-benar menandakan ciri hamil muda atau bukan. [sehatq]

No More Posts Available.

No more pages to load.