Sumsel Butuh Peran Ahli Perikanan, Untuk Tingkatkan Sektor Perikanan

oleh -
Ilustrasi/Net

PALEMBANG, SriwijayaAktual.com – Sumatera Selatan membutuhkan peran aktif
peneliti di Tanah Air untuk meningkatkan sektor perikanan karena
menargetkan hilirisasi pada 2017.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Dinas Kelautan dan Perikanan
Galamda Israk, di Palembang, Jumat (27/5/2016), mengatakan riset ini sangat
dibutuhkan karena disadari potensi perikanan seluas 2,5 juta hektare
dengan 221 jenis ikan yang dimiliki belum tergarap secara optimal.

“Sumsel sangat mengharapkan para peneliti di dalam negeri dan luar
negeri mau memanfaatkan Pusat Pengembangan Perikanan Umum dan Daratan
tingkat ASEAN untuk semakin meningkatkan sektor perikanan Sumsel,” kata
Galamda.

Kegiatan penelitian di South East Asian Fisheries Development
Center (SEAFDEC) ini sebenarnya sudah melibatkan peneliti asing dari
negara-negara di Asia, namun dari sisi jumlah masih terbilang sedikit.

Artikel Menarik Lainya!:   WASPADALAHHH ... !!! Begini Nih Modus Baru Penipuan Uang Palsu di ATM, Bantu Sebarkan!!

Belum lama ini ada 3   peneliti asal Jepang yang memanfaatkan
SEAFDEC ini untuk mempelajari keanekaragaman ikan di Sumatera Selatan.

“Harapannya akan lebih banyak lagi di masa datang karena riset perikanan ini sangat dibutuhkan,” kata dia.

Sumsel bermaksud membangun industri hilirisasi perikanan sehingga
nelayan akan mendapatkan nilai tambah, seperti membuat produk ikan patin
kaleng dan pembibitan anakan ikan dan udang.

Luas perairan umum Sumsel yang memiliki 11 sungai serta 49 anak
sungai dengan total panjang 920 km ini tercatat menjadi yang terluas di
Indonesia dengan 221 jenis ikan.
(Antarasumsel.com/27-5-2016/Admin)

No More Posts Available.

No more pages to load.