Siap-Siap Saja, Hingga September Tidak Rekam e-KTP, Data Kependudukan Dihapus

oleh -
(Ilustrasi)

PALEMBANG, SriwijayaAktual.com  – Hingga saat ini, masih ada 200 ribu warga Palembang yang
belum melakukan perekaman e-KTP, meskipun perekaman dan pembuatan e-KTP
gratis, tapi kesadaran masyarakat masih sangat kurang. Hal itu
dikeluhkan oleh, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil),
Kota Palembang.

“Kami inbau masyarakat yang belum melakukan
perekaman e-KTP segera melakukan perekaman, karena jika sampai dengan 30
September 2016 ini belum merekam, maka data kependudukannya akan di
hapus oleh Pemerintah Pusat,”kata Kepala Disdukcapil Palembang, Ali
Subri, melalui, Kabid Pendaftaran Penduduk, Disdukcapil Palembang,
Sahlan Syamsu, saat dihubungi, Minggu (24/7/2016).

Sahlan mengatakan,
untuk merampungkan perekaman e-KTP berbagai upaya telah dilakukan
pihaknya, misalnya meminta data langsung ke Rt Rw, jemput bola ke
sekolah-sekolah dan lain sebagainya.

“Tentu tanpa dukungan dari
warga, kami tidak akan bisa berbuat banyak. Oleh karenanya, kami meminta
kesadaran warga yang belum merekam segera datang ke Kecamatan
masing-masing. Karena alat perekam sudah disediakan di 16 Kecamatan di
Kota Palembang, sejak 2011 lalu,”katanya.

Menurutnya, pada
dasarnya tidak ada kesulitan dalam melakukan perekaman. Hanya saja, dari
200 ribu warga yang belum melakukan perekaman tersebut terganjal
berbagai alasan, misalnya bekerja di luar kota, bekerja di luar negeri
dan usia baru masuk 17 tahun.

“Sesuai surat edaran Mendagri Nomor
471/1768/SJ/tanggal12 mei 2016, tentang percepatan penerbitane-KTP dan
akta kelahiran, dalam poin ke 4 yang berbunyi, bagi penduduk yang pada
tanggal 1 Mei 2016 sudah berusia 17 tahun atau sudah menikah dan tidak
sedang diluar negeri wajib melakukan perekaman paling 30 September 2016.
Jadi jangan sampai ada masalah kemudian hari, lebih baik rekam e-KTP
jauh-jauh hari,”imbuhnya.

Terpisah, anggota DPRD Palembang yang
berasal dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anwar Alsyadad mengatakan,
Pemkot Palembang melalui, Disdukcapil diharapkan lakukan jemput bola.

“Kami
minta Disdukcapil bergerak cepat, dengan cara jemput bola. Kami minta
juga kepada warga yang belum melakukan perekaman segera lakukan
perekaman di Kecamatan masing-masing sesuai domisili,”pungkasnya. (*).

Sumber, Penasumatera

No More Posts Available.

No more pages to load.