Sensus Ekonomi Tahun 2016 di Kota Palembang Belum Selesai"Molor, Ternyata Ini Kendala di Lapangan?

oleh -
Ilustrasi/Ist

PALEMBANG, SriwijayaAktual.com – Sensus  Ekonomi tahun 2016 yang awalnya dijadwalkan selesai pada 31
Mei lalu, hingga saat ini masih diperpanjang. Untuk Kota Palembang,
perpanjangan jadwal ini bahkan dilakukan hingga dua kali dan diharapkan
akan rampung tanggal 2 Juli mendatang.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Palembang Reflin Arda menyatakan,
jika banyaknya pelaku usaha yang tidak bersedia menyerahkan data
usahanya pada petugas, menjadi kendala cukup berat.
“Masih banyaknya pelaku usaha yang belum terdata dan sejumlah kendala
lainnya menyebabkan masih dibutuhkan waktu untuk pendataan oleh petugas
sensus,” katanya, Senin (20/6/2016).

Dijelaskan, di Kecamatan Sukarami banyak pelaku usaha yang takut jika
data yang mereka berikan akan disalahgunakan nantinya. Malah ada yang
takut jika dengan data itu, pajak mereka akan lebih besar. “Banyak
petugas kami yang diusir,” katanya.

Tak hanya itu, sejumlah perusahaan besar pun cukup sulit memberikan
data. Seperti misalnya ritel Indomaret dan Alfamart yang pusatnya berada
di Jakarta. Semua data yang diberikan harus berdasarkan izin dari pusat
dan dibutuhkan sekitar dua pekan untuk mendapatkan data dari perusahaan
cabang ini.

“Bahkan, untuk kawasan Sukarami itu kami harus melibatkan camat,
lurah, serta Pol PP untuk mendapatkan data dari pelaku usaha,” ucapnya.

Hingga saat ini, Reflin menyatakan pihaknya belum mendapatkan data
terkait progres sensus yang dilakukan 2.647 petugas yang tersebar. Data
yang ada saat ini masih berada di tiap kecamatan dan baru diterima BPS
jika sudah rampung secara keseluruhan.

Nantinya, untuk pelaksanaan sensus hingga 2 Juli mendatang, hanya
akan melibatkan 100 petugas. Petugas yang dilibatkan ini sesuai
penilaian sebagai petugas terbaik. “Semoga dalam dua minggu ini selesai
semua pendataan, setelahnya baru akan diolah sekitar dua minggu juga,”
terangnya.

Sementara itu, Kepala BPS Sumsel Yos Rusdiansyah mengatakan, sejauh
ini pihaknya masih merevisi penyisiran sensus yang dilakukan sampai
dengan waktu 3 Juli mendatang. “Pada awalnya memang petugas mengalami
kesulitan, namun pada akhirnya bias diatasi sehingga berjalan lancar,”
pungkasnya. (Adm).

Sumber, Beritapagi 

No More Posts Available.

No more pages to load.