Sadis" Paksa Dicekoki Miras, Lanjut Digilir Empat Pria Dan Ditinggal Disemak-Semak

oleh -

                                                                                             Ilustrasi/Net

PALEMBANG, SriwijayaAktual.comKasus kekerasan seksual menular di Kota Palembang. Peristiwa pemerkosaan dialami gadis berusia dua puluh tahun berinisial ND.

Mirisnya lagi, usai diperkosa oleh teman-temanya saat dalam keadaan mabuk,
warga Jalan Ki Anwar Mangku, Kelurahan Plaju Ulu Palembang ini
ditinggalkan di semak.

Tak sampai di situ saja, usai melampiaskan nafsu tersebut, terlapor
yakni Boby dan keempat temannya yang diketahui warga Jalan Embacang,
Lorong Terusan, Kelurahan 30 Ilir, Kecamatan Gandus Palembang ini turut
membawa kabur telepon seluler dan uang Rp100 ribu milik ND.

Artikel Menarik Lainya!:   Tafsir Al-Isra 16: Penguasa Zalim, Penyebab Bencana

Berdasarkan laporan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT)
Polresta Palembang, seperti dilansir sumselupdate.com Rabu (18/5/2016), kejadian tersebut berawal ketika Boby
sengaja mendatangi rumah korban untuk menjemputnya mengajak nongkrong di
kawasan Kambang Iwak (KI) Palembang, Minggu (15/5/2016) kemarin.

Di sana mereka nongkrong hingga tengah malam. Kemudian, Boby mengajak
dirinya ke kawasan Jalan Embacang, Lorong Terusan, RT 35 RW 12,
Kelurahan 30 Ilir, Kecamatan Gandus Palembang, sekitar pukul 23.00.
“Ternyata di sana sudah ada empat teman Boby yang saya tahu namanya
Vicky dan Ari. Sedangkan kedua temannya saya tidak kenal,” ujar ibu
korban, Rusmaini (40) yang mendampingi anaknya sesuai yang tertera di
laporan polisi.

Artikel Menarik Lainya!:   Golkar Dukung Ahok, Akbar Tandjung; Minta Dibawa ke Rapimnas

Kemudian saat tengah asyik bercerita, tiba-tiba rekan Boby, Ari
memaksa  ND, untuk menegak minuman keras jenis Vodka hingga dalam
keadaan mabuk. Dengan kondisi tersebut, Bobby dan teman-temannya
melakukan hal tersebut.

“Keesokan paginya, saya ditemukan warga sudah berada di semak-semak.
Bahkan, saat hendak buang air kecil, saya merasa perih di kemaluan dan
celana dalam yang saya pakai sudah tidak benar. Waktu ingin menghubungi
keluarga, ternyata ponsel dan uang sudah diambil juga,” ungkap ND.

Sementara itu, menanggapi adanya laporan tersebut, Kasat Reskrim Polresta Palembang
Kompol Maruly Pardede,  mengatakan, anggota Reskrim Unit Perlindungan
Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Palembang akan segera menangkap para
pelaku.

Artikel Menarik Lainya!:   Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Dicopot Dari Jabatanya??? ...

“Laporannya sudah  kita terima, kini sedang dalam pemeriksaan. Sambil
melengkapi keterangan korban dan saksi, pengantar visum pun sudah
dilayangkan ke pihak rumah sakit. Bila semua sudah lengkap, segera
mungkin kami akan tangkap pelaku,” tegas Maruly. (Art)

No More Posts Available.

No more pages to load.