Rizal Ramli Sebut, Bangsa Ini Terlalu Besar dan Mulia Untuk Bertopang Pada Pragmatisme

oleh -41 views
Rizal Ramli (Net). 
JAKARTA, SriwijayaAktual.com – Rizal Ramli mengucapkan terima kasih kepada lebih dari 50
organisasi masyarakat yang membujuk, berdoa dan berjuang untuk
bersama-sama mengubah Jakarta menjadi lebih manusiawi, tanpa tangisan,
lebih adil dan lebih asyik. Hal tersebut di utarakan, karena sebelumnya
muncul dorongan agar dia maju dalam pentas Pilkada DKI 2017 mendatang. 
 
“Terimakasih terutama kami ucapkan untuk nelayan, rakyat yang digusur
semena-mena, kaum marhaen, tokoh-tokoh NU, Muhamadiyah, Habib-habib,
Budha, Kong Hu Chu, teman-teman pergerakan dari berbagai angkatan,
teman-teman alumni ITB, masyarakat Betawi, Sunda, Minang, Jawa, Batak,
Maluku, Ambon, Papua, Tinghoa dan Nusa Tenggara di Jakarta. Semuanya
begitu bersemangat untuk memperbaiki Jakarta,” paparnya melalui pesan
elektronik, Jum’at (23/9/2016).
Tidak dapat dukungan partai hingga tidak dapat mengikuti Pilkada,
mantan Menko Maritim ini juga meminta maaf atas berbagai salah kata dan
tindakan.
“Juga kesalahan saya yang terlalu mengandalkan modal sosial, dan
kurang memahami bahwa modal finansial sangat menentukan di era demokrasi
liberal yang padat modal ini. Ketergantungan itu membuat politik
semakin pragmatis dan menjauh dari kepentingan rakyat,” ungkapnya.
Namun terlebih dari semua itu, ia tetap bersyukur atas apa yang telah
dikerjakan untuk kemakmuran bersama, yang diyakininya hal tersebut
lakukan dengan kehormatan dan integritas (with honor and integrity).
“Kami juga bersyukur bahwa dinamika ini membuka kesempatan untuk
memperjuangkan nilai-nilai, misi dan program untuk kesejahteraan
bersama,” ujarnya.
Berita Terkait;  Akhirnya Koalisi Gerindra-PKS, Resmi Usung Anies Baswedan-Sandiaga Uno Dalam Pilgub DKI Jakarta 2017 
Risma Tegaskan, Tidak Jadi Juru Kampanye Ahok-Djarot Pada Pilgub DKI Jakarta 2017 
Rizal juga menghimbau kepada seluruh masyarakat dan juga yang telah mendukungnya agar tidak menyerah.
“Bangsa ini terlalu besar, dan cita-cita konstitusi kita terlalu
mulia,, untuk bertopang hanya pada pragmatisme kerdil. Viva Republika,,
Viva Kekuatan Rakyat,” Pungkas Rizal Ramli. (*).
Sumber, sketsindo

No More Posts Available.

No more pages to load.