"Refleksi Gerakan Mahasiswa Mei 1998"

oleh -


Oleh, Redi Kales SH (Advokat & Ketua Jaringan Pemuda Sumsel).

SriwijayaAktual.com – Mahasiswa merupakan salah satu elemen penting dalam setiap episode panjang perjalanan bangsa. Hal ini tentu saja sangat beralasan mengingat bagaimana pentingnya peran mahasiswa yang selalu menjadi aktor perubahan dalam setiap moment sejarah bangsa Indonesia. Banyak catatan dari mulai munculnya kebangkitan nasional hingga tragedi 1998

“Mahasiswa selalu menjadi garda terdepan. Tetapi menjadi menjadi pertanyaan mendasar sekarang ini ” kemana arah pergerakan mahasiswa disaat ini” pertanyaan tersebut mencoba mencari titik temunya.

Apa yang sebenarnya terjadi dalam gerakan mahasiswa pasca  Reformasi 1998  dan saat ini . Setelah berhasil melengserkan Soeharto pada Mei 1998 yang telah berkuasa selama 32 tahun   tetapi tidak serta menyingkirkan orang-orang dalam lingkaran Orde Baru (Orba) , mereka tidak melahirkan tokoh-tokoh populis yang menuntun agenda besar revolusi.

Akibatnya gerakan yang begitu besar dibajak oleh tokoh-tokoh konservatif  yang masih enclane Orba seperti:  Amien rais, Gusdur dan lain-lain dan untuk menjawab itu, kita jangan sampai terjebak pada masa lalu, dimana para pemuda khususnya mahasiswa terhanyut akan ilusi reformasi.  Negeri ini sebenarnya belum merdeka secara utuh, banyak hal yang seharusnya dapat kita lakukan oleh para pemuda di Negeri ini, tidak hanya berdemo dijalanan tetapi dengan bukti nyata dengan apa yang ia dapatkan dalam perkuliahan.

Untuk pergerakan mahasiswa di Sumatera Selatan kian lama,  kian tampak mati suri,  entah apakah memang tidak ada yang bisa dikritisi atau memang sudah apatis dengan negeri sendiri dibumi Sriwijaya ini. Gerakan mahasiswa sering terjebak pada status pro pemerintahan  atau oposisi pemerintah.
    “Perbedaan pandang mengenai status posisi inilah  sering kali menemukan jalan buntu didalam memposisikan pergerakan mahasiswa belum lagi banyaknya kepentingan-kepentingan individu dan atau kelompok tertentu bertabrakan dengan kepentingan besar bangsa indonesia.  Padahal bila kita kaji masih banyak kebijakan-kebijakan yang mesti kita kaji bersama, lihat saja program-program pemerintah di Sumatera Selatan apakah sudah mengenai masyarakat atau malah menguntungkan oknum-oknum tertentu.

Artikel Menarik Lainya!:   Perbaikan Skripsi??? ... Kenali 7 Tipe Coretan Dosen dan Solusinya Biar Kamu Nggak Gagal Paham Revisi Skripsi

No More Posts Available.

No more pages to load.