Ratusan Pedagang Tradisional, "Serbu" Pemkot Palembang, 'Kami Sudah Susah Jangan Dibuat Susah Lagi'

oleh -

PALEMBANG, SriwijayaAktual.com – Ratusan pedagang yang tergabung dari
Aliansi Pedagang Tradisional Pasar Sekip dan Pasar Tradisional Kamboja
Kota Palembang, serbu aksi unjuk rasa di halaman Pemkot.Palembang, Senin
(14/11/2016) pagi, menolak harga sewa lapak pasar yang tinggi. 

Pantauan
Sriwijaya Aktual dilapangan- pengunjukrasa tiba dihalaman Pemkot.Palembang,
tampak pengunjukrasa membentangkan  spanduk karton dengan berbagai macam  tulisan,
diantaranya: Kami Butuh Makan, Pak Wali Tolong Perhatikan Pedagang
Kecil, Tolong Tertipkan Lagi Perwali Nomor:38 Tahun 2016 Pasar Kami Ini,
Kembalikan Tarif Lama Sesuai Dengan Perda Nomor: 1 Tahun 2007  Perwali
Nomor  89 Tahun 2011 Tertanggal 4 November 2011, Turunkan Harga Petak
Pasar, Jangan Tindas pedagang Kecil, Kami Sudah Susah Jangan Dibuat
Susah Lagi, dan  fikirkan Nasib Pedagang‬. 


Baca Juga Ini; PD Pasar Palembang Jaya Berencana Naikan Harga Sewa Kios Pasar Tradisional
Dalam inti orasi
singkat tuntutanya, koordinator aksi,  Jamarudin, mengatakan, mendesk 
kepada Walikota Palembang untuk penurunan harga sewa lapak pedangang.‬

Artikel Menarik Lainya!:   Maraknya Kasus Kekerasan Seksual; PB Kopri PMII dan Kohati HMI Angkat Bicara

‪‪Sementara
itu, perwakilan dari pengunjukrasa, diterima secara berdialog oleh
Asisten ll Bidang  Pembangunan dan Ekonomi,  Yeni Handayani, yang
hasilnya, mengatakan,  Akan diupayakan para Pedagang kedepanya untuk  
bermusyawarah  dengan PD Pasar.

‪‪Selain itu, bahwa untuk
kenaikan nominal  harga sewa pasar secara bertahap akan mulai 2017‬.
Karena saat ini  hanya masih sebatas  wancana kenaikan harga sewa‬ lapak
dipasar.‬
‪‪”Untuk sementara saat ini, harga sewa belum di naikan.‬‬”Tandasnya. (Art)