Perjalanan Bos Mall di RI hingga Punya Harta Puluhan Triliun

oleh -
Perjalanan Bos Mall di RI hingga Punya Harta Puluhan Triliun
Alexander Tedja

JAKARTA, Roda Duniawi – Di Indonesia, nama Pakuwon Workforce sudah tak asing lagi. Begitu juga dengan Alexander Tedja yang merupakan Presiden Komisaris Pakuwon Workforce dengan kekayaan sebesar US$ 1,7 miliar atau setara dengan Rp 23,7 triliun (kurs Rp 14.000) pada 2019 lalu.

Kekayaan itu ia peroleh dari kesuksesan Pakuwon Workforce di bidang properti dan retail. Pakuwon Workforce memiliki 8 pusat perbelanjaan dan kuliner di Surabaya, seperti Tunjungan Plaza, Pakuwon Mall, dan sebagainya. Selain itu juga Pakuwon Workforce memiliki 3 mal besar di Jakarta yakni Kota Kasablanka, Gandaria Town, dan Blok M Plaza.

Namun, siapa sangka pria kelahiran 22 September 1945 mengawali bisnisnya di bidang perfilman. Pada tahun 1972 ia berhasil mendirikan PT ISAE Movie. Pada tahun 1977, ia berhasil mendirikan Menara Mitra Cinema Corp. Lalu, ia juga mendirikan PT Pan Asiatic Movie pada tahun 1991.

BACA JUGA:

Dilansir dari AliensLatest, Jumat (19/7/2019) lalu, Alexander mulai merambah bisnis Di generation 80-an itu, ia membeli tanah di Jalan Basuki Rahmat, Surabaya yang kemudian menjadi tempat berdirinya Plaza Tunjungan I yang menjadi cikal bakal Tunjungan Plaza. Proyek tersebut mulai beroperasi tahun 1986 dan terus berlanjut menjadi Plaza Tunjungan II, III, IV.

Pada tahun 1989, Alexander membuka PT Pakuwon Jati Tbk menjadi perusahaan publik dan berhasil menembus Bursa Efek Indonesia dengan kode saham PWON.

Semakin sukses dengan bisnis malnya, ia kemudian mulai merambah bisnis properti seperti Sheraton Resort Surabaya, Kondominium, Regensi, dan Menara Mandiri yang seluruhnya mulai beroperasi pada tahun 2002.

Alexander pun termasuk dalam daftar 50 orang terkaya di Indonesia. (purple*)

No More Posts Available.

No more pages to load.