Pengamanan Skala Nasional, Selama Bulan Ramadhan Hingga Idul Fitri 2016

oleh -

 

Foto/Net; Anti Teroris Ala Warga Sidoarjo


JAKARTA, SriwijayaAktual.com Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia
(Kapolri), Jenderal Polisi Badrodin Haiti, mengingatkan, masyarakat
terhadap ancaman terorisme selama bulan Ramadan hingga Lebaran.

Kapolri mengatakan, pihaknya telah menerjunkan sebanyak 157.115
personel, termasuk aparat Tentara Nasional Indonesia (TNI) di lapangan
untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan keamanan pada bulan
Ramadan.

“Ancaman yang paling utama terorisme, radikalisme, dan intoleransi,
termasuk sweeping kami antisipasi,” kata Kapolri di Kantor Kepresidenan,
Jakarta, Selasa (7/6/2016).

Dia mengatakan, Kepolisian juga melakukan langkah-langkah antisipasi
untuk mencegah terjadinya perkelahian antarkelompok dan antarkampung.
“Itu kami antisipasi. Narkoba, kebut-kebutan di jalan raya, termasuk
juga main petasan dan minuman keras. Masalah premanisme dan kejahatan di
jalan juga sudah kami antisipasi. Biasanya secara rutin, setiap tahun
kami laksanakan di berbagai daerah,” kata Kapolri.

Artikel Menarik Lainya!:   Rencana Presiden RI Joko Widodo Akan Berkunjung ke Jambi, Ini Persiapanya Pemprov.Jambi ...

Kapolri mengatakan, pihaknya juga telah menyiapkan pos pengamanan di
berbagai lokasi, mulai dari pusat perbelanjaan, pelabuhan, terminal,
stasiun, bandar udara, dan tempat rekreasi.

“Ada 2.782 pos pengamanan yang akan kami siapakan baik di pusat
perbelanjaan, pelabuhan, terminal, stasiun, termasuk bandara, dan tempat
rekreasi. Ada juga pengamanan saat Salat Idul Fitri, dan malam
takbiran, sebab biasanya masyarakat merayakan di jalan-jalan, sehingga
bisa dilaksanakan secara aman,”Tandasnya (Beritasatu/Adm).

No More Posts Available.

No more pages to load.