PB HMI Resmi Laporkan Kapolda Metro Jaya ke Divpropam Polri

oleh -50 views
PB-HMI melaporkan Kapolda Metro Jaya ke Divpropam Mabes Polri (Foto:okezone)

JAKARTA, SriwijayaAktual.com  – Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam
(PB-HMI) menyambangi Divisi Profesi dan Pengamanan Kepolisian (Divpropam
Polri) Markas Besar Polri, Jalan Trunonoyo Nomor 3, Jakarta Selatan,  melaporkan Kapolda Metro Jaya, Irjen Mochammad Iriawan. 
Menurut ketua umum PB HMI, Mulyadi P Tamsir laporan tesebut
terkait dengan video Mochammad Iriawan yang dinilai provokatif dan
mencemarkan nama baik HMI.
“Melaporkan Kapolda Metro Jaya atas pernyataanya yang provokatif,
menghasut dan mencemarkan nama baik Himpunan Mahasiswa Islam sebagaimana
mungkin temen-teman semuanya tahu video yang beredar beliau mengatakan
kejar HMI, pukuli, dia provokatornya,” ungkap Mulyadi dilokasi, kompleks
Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (11/11/2016). 
Baca Ini; Sekjend PB HMI dan Empat Kader HMI Diciduk Polda Metro Jaya, Berikut Kronologisnya … (Video
Dikatakan Mulyadi, pernyataan tersebut telah menyinggung dan
merugikan HMI sebagai organisasi yang ia pimpin. Dia juga merasa diadu
domba dengan pernyataan itu. 
“Maka hari ini kita minta kejelasan dari pihak Mabes Polri untuk
memberi keadilan, ini sudah melanggar etika aparat negara, aparat hukum
maka hari kita datang kesini sebagaimana kemarin,  kita sampaikan bahwa
kita akan mengadukan ke Propam,” pungkas Mulyadi. 
Sementara itu, tim kuasa hukum PB HMI, Muhammad Syukurmandar,
menyatakan, dalam laporan tersebut, pihaknya juga telah menyerahkan
bukti berupa video yang beredar dan menjadi viral di media sosial serta
beberapa foto saat aksi unjuk rasa tersebut.

“Kami juga telah menyiapkan saksi dari kader-kader HMI yang berada
dekat dengan Kapolda Metro Jaya saat kejadian tersebut,” kata dia.

Pihaknya menilai Kapolda Metro Jaya disangkakan telah melanggar
Pasal 160 KUHP tentang Penghasutan dan Pasal 310 KUHP tentang pencemaran
nama baik.

Baca Juga Ini; – IPW Kecam Atas Tindakan Polisi Main Tangkap Sejumlah Kader Aktivis HMI
 – Majelis Nasional KAHMI, Mendesak Kapolri Untuk Periksa Secara Hukum Kapolda Metro Jaya
Kapolda Metro Dilaporkan ke Propam, Wakapolda: Itu Hak Warga Negara
Sementara itu, secara terpisah, terkait hal itu, Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Suntana mengatakan, pada dasarnya hal itu merupakan hak setiap warga negara.
“Kami mendengar itu, bahwa adik-adik HMI melaporkan itu. Nanti
silakan saja. Itu merupakan hak sebagai warga negara yang merasa apabila
ada tindakan atau yang dilakukan anggota polri, yang tidak sesuai
dengan pandangan mereka,” ujar Suntana di Mapolda Metro Jaya, Jumat
(11/11/2016). 
Hanya saja dia menegaskam bahwa dari awal aksi damai 4 November
lalu itu dilaksanakan, pihaknya sudah melakukan tindak pengamanan sesuai
dengan prosedur. 
Baca Juga Ini; Ini Reaksi Kapolda Metro Jaya Akan Dilaporkan Aktivis HMI ke Propam
Indikasi adanya provokasi dalam unjuk rasa itu sebenarnya sudah ditetapkan dan pengambilan keputusan tidak menyalahi aturan.
“Tapi saya tegaskan, Polda Metro dalam tahap-tahap pengamanan
unjuk rasa sudah melakukam dari awal. Kita sudah melakukan diskusi,
rapat dengan para rencana yang akan unjuk rasa. Mana yang harus
dilakukan mana yang tidak boleh dilakukan,” jelasnya. 
Kendati demikian, dia tetap menghargai keputusan dari HMI yang
mengambil langkah hukum terkait pernyataan Kapolda yang mereka anggap
mencederai kelompok tersebut.
“Kalau memang ada teman-teman HMI yang melaporkan itu, itu memang
hak mereka. Dan saya rasa Mabes Polri akan memproses dan mencari
kebenarannya,” pungkas Suntana.(*)
Source, okezone/antara

No More Posts Available.

No more pages to load.