Pasukan Berani Mati Ultimatum Polri; Silahkan Pilih Hendak Bersama Umat Islam Yang Melahirkan Polri Atau Pilih Bersama Ahok

oleh -59 views
(Istimewa)
JAKARTA, SriwijayaAktual.com –  Koordinator Pusat (Korpus) Pasukan Berani Mati Adili Ahok Penista
Al-Qur’an, Gusrin Lessy, pernyataan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama
(Ahok) mengenai Alqur’an Surat Al Maidah 51 memantik reaksi umat Islam
dari berbagai daerah.
Bukan hanya di Jakarta, melainkan hampir seluruh daerah di Indonesia.
Umat Islam marah karena merasa kitab suci Alqur’an telah dilecehkan
oleh Ahok dalam suatu acara di Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, beberapa
waktu lalu.
Ini bukan lagi soal dinamika politik dalam perhelatan Pilkada DKI
Jakarta seperti yang di tuduhkan para Ahokers beserta cyber Armi nya.
Hal ini sudah menyangkut Aqidah umat Islam yang dengan sengaja di di
nistakan oleh Ahok untuk kepentingan politiknya sendiri”, 
“Sekarang, Polri silahkan memilih, bersama umat Islam yang ikut
melahirkan Polri di zaman perjuangan dulu, atau memilih bersama Ahok?,” kata
Gusrin dalam keterangan tertulisnya, seperti  yang dilansir aktual.com- Jumat (21/10/2016).
Karena itu pula, jika kepolisian memperlambat proses penegakan hukum
terhadap dugaan penistaan Alqur’an yang dilakukan Ahok, sama saja
kepolisian menyederhanakan persoalan yang menyinggung umat Islam.
Hal yang perlu diketahui, kata Gusrin, pernyataan Ahok di Kepulauan
Seribu dalam kapasitasnya sebagai Gubernur DKI Jakarta. Dan, tidak ada
kaitannya dengan Pilkada. Sehingga sudah seharusnya diproses tanpa
mengkaitkannya dengan penyelenggaraan Pilkada.
Gusrin juga menyesalkan pengalihan isu yang dilakukan pendukung Ahok
di media sosial tersebut. Umat Islam Indonesia ditekankan terus menunggu
penyelesaian hukum kasus Ahok.
“Tanpa ilmu tafsir dan dasar pengetahuan yang kuat soal surah
Al-Maidah 51, pernyataan Ahok sudah masuk ranah pidana sesuai KUHP Pasal
156a dan UU tentang penodaan agama,” jelasnya.
Baca Juga Ini; Diundang Diskusi Q.S Al-Maidah, Ahok: Ya Sudah Gugat Saja! ‘HAHAHA …
Kepolisian bisa menggunakan fakta-fakta yang ada. Baik berupa video,
saksi-saksi hingga fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang sebelumnya
ditunggu kepolisian. Pasukan Berani Mati Adili Ahok Penista Al-Qur’an
berharap dalam waktu dekat Ahok segera ditetapkan sebagai
tersangka.(*)

No More Posts Available.

No more pages to load.