Palembang didorong segera membentuk Badan Pengelola Pembangkit Sampah

oleh -

PALEMBANG, SriwijayaAktual.com  – Pemerintah Kota Palembang didorong segera
membentuk badan usaha pengelola pembangkit listrik tenaga sampah
Sukawinatan yang sudah dioperasikan sejak 16 April 2016.

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konversi Energi
(Dirjen EBTKE) Kementerian ESDM, Rida Mulyana di Palembang, Jumat,
mengatakan, keberadaan badan usaha ini dimaksudkan agar PLTSa bisa
benar-benar profesional dalam pengelolaan.

“Secara keseluruhan sudah tidak ada masalah lagi, tinggal kapan
dibentuk badan usaha pengelolaannya saja,” kata Dirjen EBTKE seperti dilansir antarasumsel.com (14/5/2016)

Ia mengemukakan, berdasarkan informasi dari Direktur Bioenergi telah
dilayangkan surat ke Wali Kota Palembang tertanggal 21 April 2016
perihal percepatan penyelesaian pembentukan Badan Usaha Pengelola PLTSa
ini.

Hal ini berkaitan juga dengan telah dilakukannya `commissioning test` pada 26 Maret 2016.

“Dalam surat itu, ada beberapa catatan yang minta diperhatikan
pemkot terkait dengan perjanjian jual beli listrik dengan PLN tidak
dapat dilaksanakan,” kata dia.

Ia mengatakan, Kementerian ESDM mengharapkan Wali Kota Palembang
segera merespon surat tersebut dengan menginfromasikan apa saja kendala
yang dihadapi di lapangan, semisal dalam pembentukan badan usaha ini.

“Laporan ini yang dibutuhkan pemerintah pusat agar proyek energi
baru terbarukan itu bisa benar-benar sesuai rencana,” kata dia.

PLTSa Kota Palembang ini resmi beroperasi pada 16 April lalu dengan
memproduksi listrik 150 kilo watt dari pemanfaatan 700 ton sampah.

Sementara ini PLTSa yang ditargetkan memproduksi 500 kilo watt ini
sudah mampu menerangi sekitar 200-an rumah di sekitar tempat pembuangan
akhir (TPA) sampah Sukawinatan.

Pembangkit listrik tenaga sampah ini merupakan pilot project atau
percontohan pengelolaan sampah yang diberikan oleh Kementerian Energi
dan Sumber Daya Mineral.

Untuk tahap awal, pemkot akan menalangi dana untuk biaya operasi, katanya.

No More Posts Available.

No more pages to load.