Pajak Reklame Diprediksi Turun, Dampak Pembangunan LRT

oleh -

PALEMBANG, SriwijayaAktual.com-  Dinas Pendapatan (Dispenda) Pemerintah Kota palembang memprediksi
pendapatan asli daerah (PAD) dari pajak reklame mengalami penurunan hal
ini disebabkan banyak reklame maupun billboard yang ditertibkan dampak
pembagunan Light Rail Transit (LRT) dalam rangka menyambut Asian Games
2018 mendatang, penurunan diprediksi dibawah 5 persen.
“Berapa banyak yang ditertibkan saya
tidak tahu, namun kami memprediksi penurunan dibawah 5 persen,”kata
Kabid Pendataan dan Penetapan Dispenda Kota Palembang, Sodikin, seperti dilansir Beritamusi.com  Senin
(9/5/2016).
Dikatakan Sodikin reklame maupun
billboard yang ditertibkan di jalan Sudirman, jalan Angkatan 45 maupun
jalan Kol H Burlian, meski billboard maupun reklame yang banyak
ditertibkan namun pihaknya akan menggali potensi pajak reklame di
kawasan lain dengan pembuatan reklame yang baru oleh pihak ketiga.
“Pajak reklame ini cukup tinggi, dengan
memamerkan produk dengan pemasangan di billbord dan reklame dikenakan
pajak puluhan hingga ratusan juta, besaran pajak yang dikenakan
tergantung dari ukuran,”kata Sodikin.
Dikatakan Sodikin pihaknya tidak dapat
memerlakukan kewajiban membayar pajak diluar poduk, minslanya iklan
perorangan tidak dapat dikenakan pajak, karena adanya permain antara
pemasang iklan dengan pemilik bilbboard.
Apakah pemasangan produk rokok tidak
menyalahi aturan? Menurut Sodikin bahwa pemasangan produk tidak ada
larangan, namun menggunakan aturan khusus, pemasangan iklan rokok tidak
lebih dari  6×12  atau dibawah 32 meter.
Sodikan mengklaim pada triwulan pertama
pendapatan pajak reklame mencapai Rp 14 miliar lebih, berdasarkan target
tahapan sudah mencapai angka 33,3 persen dari terget yang dicanagkan, 
sedangkan target Dispenda pada tahun ini  untuk PAD Palembang dari
sektor pajak maupun retribusi mencapai Rp 160 miliar.
“Kami yakin target pad atahun ini akan
tercapai, ini tergambar dari data pencapai pada triwulan pertama, kami
akan terus mengali potensi pajak untuk meningkatkan PAD
Palembang,”tukasnya. (Supardi)

Artikel Menarik Lainya!:   Atribut FPI jadi Barbuk, Munarman: Ini Operasi Menteroriskan FPI Supaya Pembunuhan Diwajarkan