Organ Tunggal Dibubarkan Nian, Apabila Lewat pukul 23:00 WIB

oleh -

PAGARALAM, SriwijayaAktual.com- Maraknya hiburan organ tunggal (OT) di masyaralkat dan kerap
mendatangkan masalah yang berujung pada tindak kejahatan. Membuat
pemerintah dan kepolisian mengeluarkn aturan tegas yakni jika OT
beroperasi melewati batas tampil yakni lewat pukul 23.00 atau 11 malam,
akan dibubarkan.

Walikota Pagaralam Hj Ida Fitriati usai meresmikan Kantor Kecamatan
Dempo Utara, sperti dilansir Beritapagi Kamis (12/5/2016), mengungkapkan langkah tersebut dilakukan guna
menjaga kekondusifan suasana di tengah masyarakat.
“Batasnya sampai pukul 23:00 WIB malam. Lebih dari itu tidak boleh,”
tegas Ida
seraya mengatakan hiburan OT yang melebihi batas tampil sangat
menganggu suasana di tengah masyarakat. Sebab, kadangkala bisa memicu
munculnya perilaku di luar batas.

Ida pun mengaku sering mendapatkan laporan dari warga yang
mengeluhkan maraknya hiburan OT yang beroperasi lebih dari jam yang
ditentukan. “Pihak kecamatan bersama aparat penegak hukum sudah
bersepakat, bahwa hiburan OT tidak boleh melebihi jam 11 malam. Lebih
dari itu harus ditegur,” terangnya.

Bagaimana dengan melalui Peraturan Daerah (Perda). Menurut Ida, untuk
sementara ini, belum perlu diatur dalam Perda. Dirinya yakin dengan
upaya pimpinan di masing-masing  kecamatan masih bisa memberikan
tindakan tegas. “Tapi peran serta masyarakat tetap dibutuhkan.
Masyarakat harus lapor, biar kita (pemerintah) bisa tahu,” tandas Ida.

Camat Dempo Utara, Drs Bahrul Hidayat menambahkan, pihaknya selama ini
sudah bekerjasama dengan pihak kantor urusan agama (KUA). Tujuannya,
agar memberikan pemahaman bagi warga yang ingin mengurus NA tentang
batas waktu penggunaan hiburan OT. “Saat warga mengurus NA, pihak KUA
kita mintakan agar memberikan penjelasan. Bahwa kalau mau hiburan
menggunakan OT tidak boleh lewat jam 11 malam,” tutur Dayat.#dar

No More Posts Available.

No more pages to load.