MUI: Takbiran Keliling Boleh Dilakukan, Dengan Catatan Tertib

oleh -
(Ilustasi/Net)

JAKARTA, SriwijayaAktual.com – Ketua Komisi Hukum MUI Anton Tabah Digdoyo mengatakan imbauan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terkait takbiran keliling tidak perlu dituruti.

Menurutnya, takbiran keliling merupakan syiar Islam yang mesti terus dihidupkan, sehingga boleh saja dilakukan. Ia mengatakan asal dilaksanakan dengan tertib, pemerintah tidak bisa melarang.

“Nabi mengatakan, jika datang hari raya Ied tempuhlah jalan yang jauh sambil takbir keliling di daerah atau wilayah dan ambilah jalan berangkat dan pulang yang berbeda untuk syiar Islam yang indah,” katanya Senin (4/7/2016).

Ketua Penanggulangan Penodaan dan Penistaan Agama itu melanjutkan, jika alasan Ahok melarang takbiran hanya karena melanggar aturan lalulintas tidak perlu dituruti.

Artikel Menarik Lainya!:   Akibat Banjir dan Longsor Jawa Tengah, Ada Korban 35 Tewas, 25 Hilang dan 14 Luka-luka

“Polri tidak boleh diatur atur oleh siapapun panglima polri itu harus taat hukum dan UU. Presiden pun tidak boleh atur-atur apalagi Ahok,” ujarnya.

Menurut pensiunan Jendral Polisi itu dan juga Wakil Ketua ICMI itu mengaku langsung menghubungi‎ Kapolda Metro Jaya secara pribadi terkait pernyataan Ahok yang mengatakan bahwa imbauannya sudah diamini Kapolda Metro Jaya. Akan tetapi k‎ata Anton Kapolda tidak akan melarang takbir keliling malam Idul Fitri, karena itu bagian dari hari raya keagamaan yang harus dihormati.

“Tapi Kapolda minta segera beritahu Polda untuk pengamanan dan pengawalan supaya aman, lancar dan tertib dan taati aturan lalu lintas yang bermotor harus berhelm dan sebagainya,” katanya. (Adm).

Artikel Menarik Lainya!:   Video; MENGEJUTKAN MENGGETARKAN JIWA !!! "Pernyataan Panglima TNI Jendral.TNI Gatot Nurmantyo Terkait Rencana Aksi Unjuk Rasa Bela Islam 2 Desember 2016"

Sumber,  Republika.co.id

No More Posts Available.

No more pages to load.