Mudah saja Kamu Cepat Menjadi Orang Kaya Raya, Asal Pakai ini Caranya!

oleh -
Mudah saja Kamu Cepat Menjadi Orang Kaya Raya, Asal Pakai ini Caranya!
Mudah saja Kamu Cepat Menjadi Orang Kaya Raya, Asal Pakai ini Caranya!

Mau Punya Banyak Uang? Ini Cara Menjadi Kaya Agar Sukses Jadi Miliarder!

Roda Duniawi – Uang memang bukan segalanya, akan tetapi setiap orang membutuhkan uang untuk dapat bertahan hidup seperti membeli kebutuhan hidup pokok dan lain sebagainya. Itulah mengapa banyak orang yang ingin mengetahui bagaimana cara menjadi kaya.

Tak bisa dipungkiri, memiliki banyak uang alias kaya raya dapat membuat hidup lebih mudah. Kamu dapat tinggal di rumah yang nyaman, tidak pusing memikirkan makan sehari-hari hingga dapat menggunakan baju bagus untuk menunjang penampilan.

Namun, menjadi kaya memang tidak didapatkan dengan mudah. Kamu perlu usaha dan kerja keras untuk meraihnya. Bahkan tak sedikit miliarder yang menghabiskan waktu mudanya dengan bekerja, bekerja dan bekerja.

Contohnya adalah orang terkaya nomor 2 di dunia, Invoice Gates yang menghabiskan hari-harinya lebih dari dua puluh tahun di kantor termasuk saat weekend. Terbukti, kini pemilik Microsoft itu memiliki overall kekayaan mencapai US$ 121,5 miliar atau setara dengan Rp 1.704 triliun.

Oleh karena itu, menjadi kaya raya bisa diraih oleh siapapun asal mau terus berusaha, bekerja dan tentu saja pantang menyerah.

Bagaimana cara menjadi kaya?

Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mendapatkan banyak pundi-pundi kekayaan. Apa saja? Berikut di antaranya:

  1. Bijak mengelola keuangan

Tak sedikit orang yang belum mengetahui cara mengelola keuangan dengan bijak. Hal itulah yang membuat mereka kerap terjerat dalam lubang utang karena selalu kehabisan uang menjelang akhir bulan.

Apabila kondisi tersebut terus berlanjut jangankan menjadi kaya raya dan punya banyak uang yang ada waktu tua kamu dihabiskan untuk mencari uang demi membeli kebutuhan hidup sehari-hari.

Karena itulah, pentingnya kamu dapat mengelola keuangan dengan bijak salah satu hal yang bisa kamu lakukan yaitu dengan menerapkan teori mengatur keuangan dari Elizabeth Warren yakni 50/20/30.

Profesor Harvard sekaligus pakar keuangan menyarankan agar kamu membagi pengeluaran ke beberapa pos keuangan yaitu:

  • 50 persen untuk kebutuhan sehari-hari, termasuk cicilan dan asuransi.
  • 20 persen dialihkan ke tabungan dan investasi.
  • 30 persen dapat digunakan untuk kebutuhan gaya hidup seperti berbelanja hingga ngopi di kafe.
Artikel Menarik Lainya!:   Malas Bercinta Setelah Bertahun-tahun Menikah

Namun, apabila kamu memiliki beban utang yang cukup besar dan membutuhkan uang in line with bulan lebih dari 50 persen, kamu bisa mengurangi pengeluaran gaya hidup dan dialihkan untuk membayar cicilan.

  1. Investasi

Investasi menjadi salah satu cara menjadi kaya yang bisa kamu pilih. Pasalnya, dengan berinvestasi uang yang kamu gelontorkan dapat bertambah berlipat ganda dalam beberapa waktu tertentu.

Akan tetapi, kamu perlu cermat memilih instrumen investasi yang tepat agar uangmu tidak ludes karena investasi yang kamu pilih gagal overall.

Bagaimana cara memilih investasi yang tepat?

Sebelum terjun ke dunia investasi, hal pertama yang perlu kamu ketahui yaitu profil risiko kamu. Maksudnya adalah seberapa besar kamu dapat menanggung kerugian. Dengan begitu, kamu dapat menentukan jenis investasi yang tepat.

Ada tiga jenis profil risiko yang dapat disesuaikan dengan karakter kamu, yakni:

  • Konservatif yaitu tidak bisa menerima risiko besar. Instrumen investasi yang cocok untuk investor konservatif yaitu investasi yang pergerakannya di pasar modal lebih stabil dan minim risiko seperti reksadana pasar uang, emas, deposito dan obligasi.
  • Moderat yaitu investor dapat menerima risiko sedang yakni tidak besar dan tidak kecil. Jika kamu memiliki karakter tersebut, kamu dapat menggelontorkan dana di sektor reksadana campuran maupun P2P lending.
  • Agresif umumnya ditujukan untuk investor yang sudah lama bermain di pasar modal sehingga sudah mengetahui cara kerja dari instrumen investasi yang dipilih. Investor dengan karakter agresif umumnya dapat menerima risiko besar sehingga keuntungan yang didapatkan juga besar. Jenis investasi yang cocok untuk investor agresif yaitu reksadana saham, saham dan lainnya.

Setelah mengetahui profil risikomu, selanjutnya yaitu menggelontorkan dana secara konsisten dan lakukan diversifikasi yaitu menanamkan modal di berbagai instrumen efek untuk meminimalisir kerugian.

Berkat investasi, banyak sekali orang yang sukses memiliki banyak uang hingga menjadi miliarder. Gak usah jauh-jauh, contohnya saja Lo Kheng Hong yang disebut-sebut sebagai Warren Buffett Indonesia yang diketahui memiliki kekayaan hingga Rp 2,5 triliun.

Artikel Menarik Lainya!:   Cerita Orang Terkaya: Mukesh Ambani, Orang Terkaya India serta di Asia

Diketahui, Lo Kheng Hong mendapat keuntungan 12.500 persen selama enam tahun. Di tahun 2005, Lo Kheng Hong membeli saham di PT. Multibreeder Adirama Indonesia Tbk seharga Rp 250 in line with lot dan di tahun 2011 harga saham perusahaan tersebut mengalami kenaikan mencapai Rp 31.500 in line with lotnya.

  1. Bisnis

Sudah bukan rahasia lagi kalau cara menjadi kaya yang banyak dialami orang yaitu dengan terjun ke dunia bisnis. Terbukti, hampir seluruh miliarder adalah seorang pengusaha. Seperti Jeff Bezos yaitu orang terkaya nomor 1 di dunia yang memiliki bisnis Amazon.

Sedangkan di Indonesia sendiri ada Hartono bersaudara yang sukses mendirikan berbagai sektor bisnis mulai dari rokok hingga properti dan menjadi orang terkaya di Indonesia dengan overall kekayaan mencapai US$ 38,8 miliar atau sama dengan Rp 545 triliun.

Terlebih dengan perkembangan teknologi yang sudah semakin canggih membuat kamu dapat lebih mudah mengembangkan usahamu. Kamu bahkan bisa memanfaatkan web untuk memulai bisnis sekaligus mempromosikannya.

Meski begitu, kamu tetap perlu mempersiapkan konsep dan strategi yang matang agar bisnismu tak berhenti di tengah jalan alias bangkrut. Selain itu, meski kecil tapi yang namanya bisnis tetap membutuhkan modal untuk mendirikan maupun mengembangkan bisnis.

Sayangnya, tak sedikit pebisnis yang mengalami kendala mengembangkan bisnis karena tidak memiliki dana yang cukup. Alhasil, banyak pesanan atau orderan yang terpaksa harus ditolak karena tidak memiliki ketersediaan barang.

Tapi kini kamu tak perlu khawatir lagi karena kamu dapat mengatasi kendala tersebut dengan mengajukan pinjaman modal usaha di Pintek. Apa itu Pintek?

Pintek adalah perusahaan yang bergerak di finansial teknologi yang menawarkan layanan keuangan untuk para pelaku usaha yang menyediakan produk atau layanan di bidang pendidikan. Pasalnya, Pintek memiliki visi yaitu mendukung transformasi pendidikan di Indonesia.

Artikel Menarik Lainya!:   Wiraswasta Terbaru dengan Modal Kecil yang Menjanjikan, Layak Anda Dicoba!

Untuk membantu para pebisnis di bidang pendidikan agar dapat mengembangkan usahanya, Pintek menawarkan dua jenis pinjaman modal usaha yaitu running capital mortgage dan bill financing.

Running capital mortgage ditujukan untuk para pemilik lembaga pendidikan agar dapat lebih maksimal dalam melaksanakan aktivitas belajar mengajar seperti membeli alat pembelajaran, membangun sekolah/tempat kursus dan lainnya.

Pinjaman yang ditawarkan mulai dari Rp 50 juta hingga miliaran rupiah dengan bunga flat in line with bulan mulai dari 0,9 persen hingga 2 persen. Kamu dapat memilih tenor pengembalian hingga 24 bulan.

Sedangkan bill financing adalah pinjaman dengan jaminan tagihan dari buyer yang sudah berjalan. Pinjaman yang bisa kamu dapatkan yaitu 80 persen dari nilai bill atau minimum Rp 50 juta hingga miliaran rupiah dengan jangka waktu mencapai enam bulan.

Berbeda dengan running capital mortgage, jenis pinjaman yang satu ini menerapkan bunga efektif mulai dari 1,5 persen hingga 2,5 persen. Menariknya dari bunga efektif yaitu pembayaran cicilan setiap bulannya akan semakin kecil berdasarkan dari pokok utang yang kian berkurang.

Bagaimana cara mengajukan pinjaman di Pintek?

Sebelum mengajukan pinjaman, ada beberapa syarat dan ketentuan yang harus diketahui oleh pihak peminjam. Yaitu:

  • Sudah berbadan hukum (PT/CV/Koperasi/Yayasan/LKP/LPK)
  • Menjalankan usaha di bidang pendidikan/coaching/kursus, provider pendidikan, teknologi pendidikan, konsultan pendidikan dan lainnya.
  • Berdomisili di Indonesia.
  • Sudah menjalankan usaha minimum dua tahun.
  • Memiliki profil manajemen dan pemilik yang baik.
  • Memenuhi syarat dokumen legalitas, keuangan dan verifikasi.
  • Memiliki jaminan PG/CG dan lainnya.

Untuk pengajuannya, kamu bisa melakukan lima tahapan, seperti:

  • Mendiskusikan pendanaan yang dibutuhkan dengan tim Pintek.
  • Mengisi shape yang tersedia dan melengkapi dokumen yang dibutuhkan.
  • Tim Pintek melakukan analisis kredit.
  • Pintek menyetujui permohonan.
  • Dana akan segera dicairkan.

Jika kamu ingin mengetahui lebih lanjut mengenai pinjaman di Pintek, kamu dapat langsung mengunjungi situs Pintek atau hubungi Pintek melalui e-mail di customercare@pintek.identity atau nomor telepon di nomor 021-50884607. [pintek]

No More Posts Available.

No more pages to load.