Menperin RI; Perlunya Internasilisasi Nilai-Nilai Budaya Kerja yang Efisien

oleh -
Foto/Istimwa

JAKARTA, SriwijayaAktual.com – Perlu ditumbuhkan budaya kerja guna mempercepat proses reformasi
birokrasi, demikian diungkapkan Menteri Perindustrian RI (Menperin RI) Saleh Husin ketika
mencanangkan nilai dan budaya kerja sebagai wujud pelaksanaan dari
revolusi mental dan reformasi birokrasi pada Rabu, (25/5/2016) , di
Jakarta.

Hadir dalam acara tersebut, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro,
Deputi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan
Bidang Kebudayaan Haswan Yunaz, dan Deputi Bidang Sumber Daya Manusia
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
Setiawan Wangsaatmaja.

Memperin Saleh Husin dalam kesempatan itu memaparkan bahwa perlu
dilakukan proses internasilisasi nilai-nilai yang terus menerus dilatih
sehingga menjadi budaya kerja yang dapat diaktualisasikan. Pertama, muncul semangat untuk berinovasi. Kedua, mampu mengimplementasikan informasi industri menjadi management knowledge bagi kepentingan kebijakan dan pembinaan industri nasional. Ketiga, menjalani gerakan 3M yakni Mulai dari diri sendiri, Mulai dari yang kecil dan Mulai dari sekarang serta 3R, Reuse, Reduce, Recycle demi masa depan.

Keempat, melakukan kebiasaan 4S, yakni Senyum, Sapa, Salam
Sopan dan Sopan Santun kepada pihak internal maupun eksternal untuk
memudahkan kerjasama dan sinergi. Terakhir adalah membudayakan 5K
(Keteraturan, Kerapihan, Kebersihan, Kelestarian dan Kedisplinan yang
telah dilaksanakan sejak tahun 2009.

Menperin menyebutkan, nilai-nilai yang telah ditetapkan Kemenperin
terdiri dari integritas, profesional, inovatif, produktif, dan
kompetitif atau disebut dengan INSAN OKE. Nilai-nilai itu harus
diketahui, dipahami, dan diamalkan oleh semua aparatur Kemenperin
sehingga menjadi INSAN OKE dalam bekerja, bersikap dan berkontribusi
dalam pengembangan industri nasional.

“Nilai dan budaya kerja ini merupakan bagian dari revolusi mental
untuk mewujudkan manusia yang berintegritas, mau bekerja keras dan
semangat bergotong royong. Langkah ini diharapkan berdampak positif bagi
pertumbuhan industri di Indonesia,” ujar Menperin.

Dengan langkah ini, diharapkan dapat meningkatkan kapasitas para
aparatur negara untuk memenuhi tuntutan global dalam kualitas pelayanan
publik yang lebih efisien. (Nusantaranews.co/admin)

No More Posts Available.

No more pages to load.