Megawati Minta Media, Jangan Panasi Situasi

oleh -64 views
Dok/Ist; Megawati Soekarno Putri
JAKARTA, SriwijayaAktual.comPresiden Indonesia kelima Megawati Soekarnoputri
mengulang permintaannya kepada media dan pers agar jangan ikut
memanas-manasi terkait pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada)
yang akan dilaksanakan secara serentak di 101 kabupaten, kota, provinsi
di tanah air, tidak hanya DKI Jakarta.
“Justru ikut menyejukkan, karena kasihan nanti yang menderita itu rakyat
lho. Jadi bukannya kalian, tapi rakyat yang bawah yang tidak mengerti
apa-apa yang disuruh mengikut,” kata Megawati Soekarnoputri dalam
keterangan pers bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) usai keduanya
bertemu di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (21/11/2016).
Megawati menunjuk contoh pada aksi unjuk rasa massa yang terjadi pada
4 November lalu. Menurutnya, banyak sekali massa yang tidak mengerti
ikut terlibat aksi unjuk rasa yang sejak awal damai, tetapi di ujungnya
 terlihat ada upaya untuk jadi tidak baik.
“Saya juga meminta, menginginkan kepada Presiden supaya kita
nanti akan ada pertemuan antar ketua umum-ketua umum,” kata Megawati
seraya menunjuk contoh pertemuannya dengan Ketua Umum (Ketum) DPP Partai
Golkar Setya Novanto.
Baca Juga Ini; – Sebut Ada Upaya Makar, Pemerintah Dinilai Panik Menyikapi Aksi 2 Desember 2016, “Tingkatkan Kewenangan BIN Dengan Maksimal

– Gelar Pertemuan Tertutup Antara PDIP Dengan Golkar, Ini Yang Dibahas Mega-Novanto

Menurut Megawati, dalam beberapa hari ini dirinya juga akan bertemu dengan beberapa partai yang juga mendukung Presiden Jokowi. 
“Itulah permintaan saya pada beliau, saya minta izin supaya bisa
saya berkomunikasi lagi. Karena kan KIH (Koalisi Indonesia Hebat) sudah
tidak ada dan dari KMP (Koalisi Merah Putih)  sendiri juga sudah dua
partai yang masuk ke dalam pemerintahan,” tandasnya, seperti yang
dikutip dari laman setkab.go.id.
Dalam kesempatan itu Megawati juga mengemukakan, jika
partai-partai pendukung pemerintah seperti PAN, PPP, dan PKB yang dewasa
ini memiliki calon yang berbeda dengan Partai PDI Perjuangan atau
Partai Golkar dan lain-lain sebaiknya kalau sudah bersatu di dalam
sebuah penguatan pemerintahan, seharus juga di dalam Pilkada bisa
bersama-sama. (RN/Red)

No More Posts Available.

No more pages to load.