KPK RI, Siap Umumkan Hasil Kasus Sumber Waras di Depan DPR

oleh -
Foto/Ist; Ketua KPK RI Agus Rahardjo

#Penyelidikan Soal Sumber Waras Sudah Hampir Selesai.

JAKARTA, SriwijayaAktual.com  – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo, mengatakan penyelidikan dugaan korupsi pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras sudah hampir rampung.
Bahkan, Agus menyebutkan KPK siap membeberkan hasil kesimpulan penyelidikan itu saat melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi lll DPR.
“Konklusinya besok akan kami sampaikan di DPR,” kata Agus di kantornya, Senin (13/6/2016).

Agus bersikukuh enggan mengungkapkan apa kesimpulan dari hasil penyelidikan tersebut. Dia hanya sempat menyampaikan kesimpulan KPK mungkin tidak akan sesuai harapan sebagian pihak.
“Bisa saja kasus itu tidak memenuhi harapan beberapa pihak, tapi memenuhi harapan pihak lain,” kata dia.

Artikel Menarik Lainya!:   Cowok Lucu Nyata-nyatanya Jago Bikin Perempuan Orgasme

Kendati telah mengantongi kesimpulan, Agus mengatakan KPK masih akan
meminta keterangan ahli instansi lain dalam penyelidikan ini. Namun dia
tidak menyebutkan instansi yang dimaksud.

Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata, sebelumnya mengatakan, untuk
menaikkan status kasus tersebut ke tahap penyidikan masih memerlukan
proses. Salah satunya adalah menelisik apakah ada niat jahat di
dalamnya.

“Kalau mau naikin ke penyidikan, harus yakin dalam kejadian
itu harus ada niat jahat, bukan semata-mata pelanggaran prosedur. Kalau
tidak ada niat untuk melakukan tindakan jahat akan susah juga, itu yang
akan kami gali selama tahap penyelidikan,” kata Alex, di Gedung KPK,
Jakarta, Selasa, 29 Maret 2016.

Artikel Menarik Lainya!:   Video; MENGEJUTKAN MENGGETARKAN JIWA !!! "Pernyataan Panglima TNI Jendral.TNI Gatot Nurmantyo Terkait Rencana Aksi Unjuk Rasa Bela Islam 2 Desember 2016"

Alex tidak menampik, jika hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)
menjadi salah satu bahan dalam melakukan penyelidikan. Namun, dia
menuturkan, hasil audit tersebut masih perlu dikonfirmasi dengan
keterangan sejumlah pihak lain.

Audit BPK
Diketahui, BPK sebelumnya telah mengungkapkan adanya penyimpangan
dalam pengadaan lahan Rumah Sakit Sumber Waras. Bahkan, BPK menyebutkan
ada enam penyimpangan yang ditemukan dari hasil audit investigatif.

“Terdapat enam penyimpangan, antara lain perencanaan, penganggaran,
pembentukan tim pengadaan pembelian lahan RS Sumber Waras, pembentukan
harga, dan penyerahan hasil,” kata Anggota III BPK RI, Eddy Mulyadi
Supardi.

Menurut Eddy, penyimpangan yang terjadi dalam pengadaan lahan RS
Sumber Waras merupakan masih dalam satu siklus. Namun, dia enggan
berkomentar lebih jauh. Menurut dia, pendalaman lebih lanjut akan
dilakukan oleh pihak KPK.
“Menyimpang itu satu siklus, proses awal sampai akhir terhadap pengadaan lahan. Secara detail KPK akan dalami,” ujar Eddy.

Artikel Menarik Lainya!:   Tuding Tidak Becus Bekerja, HMI Tuntut Bupati Sampang Mundur

Eddy mengatakan, audit investigatif yang dilakukan oleh BPK merupakan
permintaan dari KPK. Menurut dia, hasil audit tersebut kini telah
diserahkan kepada pihak KPK. Terkait substansi dan kesimpulan hasil
pemeriksaan, termasuk dugaan kerugian negara, menurut Eddy, saat ini
merupakan ranah KPK. (Adm)

 Sumber, VIVA.co.id

No More Posts Available.

No more pages to load.