Jokowi; Jika Proyek-Proyek Besar Dikerjakan Investor, Dana APBN Dapat Dialihkan Kebutuhan Lainya

oleh -
Foto/Istmwa; Jokowi, saat
membuka sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, Selasa
(7/6/2016).

JAKARTA, SriwijayaAktual.com  – Presiden Joko Widodo (Jokowi)  mengingatkan para menteri dan jajarannya akan pentingnya investor bagi pertumbuhan ekonomi di Indonesia.
 

Jokowi meminta agar seluruh jajarannya membuka pintu seluas-luasnya bagi investor yang ingin menanamkan modal di Indonesia.
“Investor
jadi rebutan negara lain yang kondisinya lebih jelek dari kita. Kalau
proyek bisa dikerjakan swasta, serahkan ke mereka,” kata Jokowi, saat
membuka sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, Selasa
(7/6/2016).
Jika
proyek-proyek besar dikerjakan oleh investor, lanjut Jokowi, maka
pengerjaannya tidak akan memakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja
Negara (APBN).
Dana APBN pun bisa dialihkan untuk kebutuhan lainnya.
“Jangan kebalik, investor minta tapi kita pakai APBN,” kata Jokowi.
Pertumbuhan
ekonomi Indonesia pada quartal 1 tahun 2016 belum memuaskan, yakni
hanya 4,92 persen. Angka itu turun dari quartal 4 tahun 2015, di mana
pertumbuhan ekonomi mencapai 5,04 persen.
Jokowi meminta Badan Koordinasi Penanaman Modal untuk terus bekerja keras mendorong sebanyak mungkin investasi masuk.
“Kalau
investasi di BKPM tidak bisa mendorong untuk cepat terealisasi juga
tidak akan memberikan efek konkret terhadap pertumbuhan kita,” ungkap
Jokowi. (asep.ak/amd)

Artikel Menarik Lainya!:   Cara Terlihat Cantik di Depan Cowok Tanpa Perlu Makeup

No More Posts Available.

No more pages to load.