Jaksa Agung: Eksekusi Mati Pasca Lebaran, Freddy Juga Disertakan !!!

oleh -

JAKARTA, SriwijayaAktual.com  – Jaksa Agung Muhammad Prasetyo mengatakan eksekusi mati akan
dilaksanakan usai lebaran atau setelah Juli nanti. Saat ini, kejaksaan
terus melakukan persiapan.

“Kita masih persiapan dan koordinasi. Kalau pun dilaksanakan ya
setelah lebaran. Masa puasa-puasa hukuman mati,” kata Prasetyo di Gedung
Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (27/5/2016).

Menurut Prasetyo, salah satu yang akan dieksekusi nantinya termasuk
gembong narkoba Freddy Budiman. Freddy Budiman diketahui telah lama
divonis hakim dengan hukuman mati. Namun, upaya hukum yang dilakukan
Freddy menjadi kendala untuk segera mengeksekusinya.
“Kita akan sertakan sekalian (Freddy), sekarang dia masih mengajukan
PK dan PK dilakukan di Pengadilan Negeri Cilacap. Ternyata pengadilan
atas permintaan penasihat hukum minta ditunda 7 hari ke depan. Kita
ikutilah itu kan bagian dari permintaan terakhir mereka,” ungkapnya.

Artikel Menarik Lainya!:   WowW ... HMI Cabang Palembang; Tolak Rencana Investasi Amerika Serikat di Sumsel !!!

Saat ini, lanjut Prasetyo, kejaksaan menunggu hasil keputusan dari
Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan Freddy. Dia pun berharap agar
tidak ada pihak pihak yang bermain dalam putusan PK nantinya.
“Kita tunggu PK-nya saja. Mudah-mudahan tidak ada halangan dan
hambatan, mudah-mudahan tidak ada pihak-pihak yang sekadar mengejar maju
tak gentar mana yang bayar,” ujar Prasetyo.

Freddy Budiman dikenal sebagai gembong narkoba kelas kakap di
Indonesia. Sosoknya sangat fenomenal lantaran sempat tetap menjalankan
bisnis narkobanya meski di balik jeruji besi. Bahkan setiap harinya
kekayaan Freddy terus bertambah. Total, Freddy memiliki kekayaan lebih
dari Rp70 miliar.

Freddy pertama kali ditangkap pada 2009 lalu karena kepemilikan 500
gram sabu. Freddy memang sempat menghirup udara bebas. Namun itu tidak
berlangsung lama, karena pada 2011, Freddy kembali dijebloskan ke
penjara karena memiliki ratusan gram sabu dan bahan-bahan pembuat inex.
Dia akhirnya divonis mati atas catatan kriminalnya. (Abadikini/Admin)

No More Posts Available.

No more pages to load.