Ini Strategi Anies-Sandiaga, Siap Untuk 'Pecundangi' Ahok di Pilgub DKI Jakarta 2017

oleh -40 views
Anies-Sandiaga. ©2016 Merdeka
JAKARTA, SriwijayaAktual.comGerindra dan PKS sepakat mengusung Anies Baswedan dan
Sandiaga Uno di Pilgub DKI. Keduanya diproyeksi dapat menjadi pemimpin
alternatif sekaligus untuk menghadapi gaya kepemimpinan Basuki T Purnama
(Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat.
Anggota tim sukses Anies-Sandiaga, Syarief mengatakan pihaknya telah
menyiapkan tagline bagi mereka, yakni Pembangunan Tanpa Menyakiti.
Tagline ini dibuat dengan melihat realitas sosial dari dampak kebijakan
Ahok selama ini di Jakarta.
“Pembangunan tanpa menyakiti, jadi pesan yang ingin disampaikan dari
Anies-Sandi ini dari pencitraan saya melihatnya sepi dari pencitraan
untuk paslon ini. Keduanya punya relawan,” kata Syarif di Warung Daun,
Cikini, Jakarta, Sabtu (24/9/2016).
Anggota DPRD DKI ini menyebut, gaya kepemimpinan Ahok yang kasar dan
terkesan arogan justru akan membuat elektabilitas Ahok terus merosot.
Dengan tagline ini, Syarief optimis pasangan ini mampu menghadirkan gaya
memimpin yang baru di Jakarta.
“Ternyata dalam survei pemilih DKI sebelum calon definitif selain
Ahok, terakhir 43. Ketika calon-calon lain belum, kenapa tidak sampai 50
persen, ada bagian terpenting adalah untuk yang santun dan kasar pemicu
konflik ada pilihan. Pak Anies ini santun dan cerdas. Ditambah Pak
Sandiaga kerja keras,” imbuhnya.
Adapun, program unggulan yang akan ditawarkan pasangan ini demi
mencuri hati warga DKI. Seperti pengendalian harga bahan pokok dan
menciptakan lapangan kerja seluas-luasnya.
“Konsep unggulan, pertama pengendalian harga kebutuhan pokok. Kedua menciptakan lapangan kerja,” jelas Syarief.
Baca Juga Ini Berita Terkait; Pemetaan Politik Indo Barometer; Ahok-Djarot Masih Kuat, Agus-Sylviana Paling “Ragil”
Dia mengingatkan Ahok agar mengubah gaya komunikasinya agar tidak memicu konflik, baik bagi lawan politiknya dan warga Jakarta.
“Gubernur tolong jangan cari musuh lagi, nanti Pak Anies diajak
musuhan lagi. Pak Anies dan Sandiaga baik. Biar lebih kondusif sudah ada
perbaikan, Pak Ahok mulutnya sudah mulai direm. Biar pemilih tidak
terprovokasi. Sepele, santun, stop dulu deh nanti di bawah terjadi
hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya. (*). 
Sumber, merdeka.com

No More Posts Available.

No more pages to load.