ICMI Sumsel, MUI Sumsel & KAHMI Sumsel, Siap Berjalan Bersama Untuk Membangun Negara Indonesia

oleh -

Suasana Tausyiah Menjelang Berbuka di Masjid Al-Ghazali Unsri

PALEMBANG, SriwijayaAktual.com – Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI)  Orwil Sumatera Selatan (Sumsel), mengadakan buka puasa Ramadhan 1437H dan tarawih bersama, bertema “Ramadhan Momentum Membangun Umat Secara Berjamaah”  di rumah Dinas Rektor Universitas Negeri Sriwijaya (Unsri) Prof Dr Ir H Anis Saggaf MSCE yang juga merupakan Ketua  Formatur Terpilih ICMI  Orwil Sumsel  Periode 2016-2021, Jalan. Srijaya Negara Bukit Besar Palembang, Rabu (22/6/2016).


Tampak hadir; Perwakilan Gubernur Sumsel H.Alex Noerdin, Harnojoyo Walikota Palembang,  , H.Joncik Muhammad  (Ketua Formatur terpilih  KAHMI Sumsel/Ketua Komisi II DPRD Sumsel),   Prof.Aflatun Muchtar  (Ketua MUI Sumsel  Terpilih Periode 2016-2021/Mantan Rektor UIN RF Palembang), H Heri Amalindo Bupati  Kabupaten PALI,  Hendri Zainuddin dan Abdul Aziz Senator DPD RI Asal Sumsel, , Prof M.Sirozi  (Rektor UIN Raden Fatah Palembang), Uzer Effendi dan Budiarto Marsul Anggota DPRD Sumsel, Drs Umar Said Ketua FUI Sumsel,  Kamil Habibi Kadin Sumsel,  Adi Suryadi  Pengusaha Developer Property  Sumsel, dan  tokoh cendekiawan muslim lainnya , serta kader HMI Cabang Palembang bersama pengurus HMI Badko Sumbagsel, dengan hadir keseluruhan sekitar 500 an orang. 


Artikel Menarik Lainya!:   Inilah Resep Obat Tradisional Batuk, Pilek, Penurun Panas, dan Penambah Nafsu Makan Anak yang Wajib Bunda Kuasai
Prof.Anis Sagaff (Depan), & H.Joncik Muhammad (Belakang Samping Kanan)
Sementara itu, saat usai berbuka puasa bersama, dikonfirmasi SriwijayaAktual.com – bersama H.Joncik Muhammad Ketua Formatur Terpilih  KAHMI Sumsel periode 2016-2021, Prof.Dr.Anis Sagaff, mengatakan, bahwa saat ini adalah momentum yang luar biasa, karena Ketua MUI Sumsel periode kedepan juga dinahkodai oleh Alumni HMI, yakni Prof.Alfatun Mukhtar. “Sehingga kedepanya lebih mudah dalam koordinasinya upaya bersama pembangunan Provinsi Sumsel secara lahiriah atau fisik maupun pembangunan secara bathin dalam arti nilai keislaman rakyat  Negara Indonesia dalam hal ini mayarakat Sumsel.”Pungkasnya. (Art).

No More Posts Available.

No more pages to load.