HIMBA Mendukung Wacana Upaya Pemekaran Daerah Kab.Banyuasin

oleh -
Foto Bersama HIMBA Usai Buka Puasa Bersama & Rapat Internal 



PALEMBANG, SriwijayaAktual.com – Himpunan Mahasiswa Banyuasin (HIMBA) di Kota Palembang,  mengadakan Buka Puasa  Ramadhan 1437H  Bersama,  di kediaman Ketua Deklarator  HIMBA Adi Suryadi S.Si, di Maskarebet Kota Palembang, Sabtu (18/6/2016).


Kepada SriwijayaAktual.com – Formatur Terpilih HIMBA periode 2016-2018, Panji Gribaldi, yang kuliah di Universitas PGRI Palembang, mengatakan, Himba berdiri pada  Tahun 2000, oleh ketua deklarator pendirinya  adalah Adi Suryadi S.Si yang saat ini merupakan seorang pengusaha property, bersama rekannya  Muklis Surawijaya, M.Rais M Nur, dan Andi Iraman.”Katanya.


Maksud dan tujuan Buka puasa Bersama ini adalah untuk mempererat tali silahturahim dan membahas rencana pelantikan kepengurusan HIMBA periode 2016-2018.


“Rencananya pelantikan HIMBA pada  Bulan September 2016, sekaligus pelatihan kepemimpinan, bertempat  di Kabupaten  Banyuasin.


HIMBA kepengurusan kedepan, siap untuk mengawal pembangunan kab.Banyuasin. Misalanya mengawal pembangunan Infrastruktur daerah yang saat ini kurang baik,  khusssnya di wilayah perairan, apalagi saat waktu hujan jalanya jelek susah dilalui kendaraan”ujarnya.


“Selain itu, HIMBA kedepan siap untuk merangkul atau mengkoordinir element organisasi sosial di Kab.Banyuasin, upaya persamaan presepsi dalam pembangunan daerah.


Tambahnya Panji,  terkait isu atau wacana  pemekaran Kab.Banyuasin,   HIMBA sangat mendukung. Namun dengan catatan dalam maksud pemerataan pembangunan untuk kesejahteraan rakyat, dan bukan tujuan kepentingan pribadi atau kelompok, bahkan bukan bermaksud melahirkan raja-raja kecil dalam rangka Otonomi Daerah.”Tandasnya.


Sementara itu, Ketua Demisioner HIMBA, Irawan Zukna, berharap semoga kepengurusan HIMBA di Kota Palembang periode 2016-2018, lebih bagus aktif lagi dalam menggerakan roda organisasi, dan jangan sampai HIMBA fakum”Tandasnya.


Sementara itu, dalam petuah atau wejanganya,  Adi Suryadi S.Si, mengatakan, berpesan, kerjarlah, yakni:  Guru, Ilmu dan Buku.  Dengan 3 point diatas bukan akan menjadikan kesuksesan dunia dan akhirat diri sendiri, bukan memperkaya diri sendiri, namun akan upaya turut mengkaya-rayakan orang lain” sesama manusia lainya” Tuturnya.


Lanjutnya Adi, sebagai generasi muda, jangan sudah merasa sok pintar dan menutup diri alias besar gengsi terhadap orang lain. Apabila sudah merasa kepintaran sendiri, maka itu adalah  awal dari gambaran akan  kehancuran masadepanya dan walaupun sukses   tidak akan berlangsung lama.”Tegasnya.


“Apabila ingin menjadi seorang  pemimpin itu, harus dimulai dari diri sendiri, bukan dimulai dari bekingan orang hebat dst.
  Namun,terlepas  dimulai  dari diri sendiri, selain bagaimana bergaul atay  hubungan antar sesama yang baik, urgensi finalisasinya adalah  minta tolong kepada Allah SWT.”Urainya.


Terkait wacana pemekaran Kab.Banyuasin menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB), senada juga diungkapkanya Adi Suryadi. Namun dengan catatan secara politiknya bermaksud upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat atau masyarakat.”Tandasnya. (Art).





No More Posts Available.

No more pages to load.