Heboh !!! "Dedemit" Minta Tumbal di Muara Sungai Karangtirta

oleh -
Foto; Ritual yang dilakukan warga Blok Dusun Karangtirta, Desa Sukaresik, Kecamatan Sidamulih, Pangandaran, Jawa Barat.

PANGANDARAN-JAWA BARAT, SriwijayaAktual.com  – Warga Blok Dusun Karangtirta, Desa
Sukaresik, Kecamatan Sidamulih, Pangandaran, Jawa Barat, digegerkan
dengan rumor adanya permintaan tumbal tiga nyawa manusia dari makhluk
halus yang berada di lokasi tersebut.

Salah satu juru kunci muara
Sungai Karangtirta, Kartini mengatakan, dalam satu bulan terakhir
sering terjadi kecelakaan di muara Sungai Karangtirta.

“Mereka,
makhluk halus atau dengan istilahnya “Dedemit” yang tinggal muara Sungai Karangtirta marah lantaran
permintaan tumbal nyawa manusia sebanyak tiga orang belum terlaksana,”
kata Kartini, Jumat (22/7/2016).

Kartini mengatakan, dirinya
sebagai juru kunci langsung melakukan komunikasi dengan Pemerintah Desa
dan pihak Kecamatan, juga para tokoh ulama setempat untuk melakukan
ritual keselamatan agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

“Muara sungai ini airnya dangkal, namun beberapa kejadian kecelakaan yang pernah terjadi di luar nalar manusia,” tambah Kartini.

Kartini
menjelaskan, sejak Idul Fitri lalu enam orang hampir menemui ajal di
lokasi tersebut. Di antaranya, pada Minggu (17/7/2016) Desi Dwipurwati
(11) dan Arunia Cahyani (8), hampir terbawa ke dalam tanah namun
tertolong oleh warga sekitar.

“Karena beberapa kali upaya makhluk
halus tersebut gagal, mereka mengancam akan selalu mencelakakan orang
yang lewat muara Sungai Karangtirta,” jelasnya.

Camat Sidamulih
Erik Krisna Yudha Astrawijaya Saputra mengatakan, musibah yang terjadi
pada dasarnya kehendak Tuhan Yang Maha Esa. Namun, tidak ada salahnya
warga sekitar melakukan ritual doa memohon keselamatan.

“Dengan
banyaknya terjadi musibah di muara Sungai Karangtirta, masyarakat
diimbau lebih meningkatkan keyakinannya pada agamanya agar diberikan
keselamatan,” kata Erik.

Terkait adanya rumor permintaan tiga
nyawa manusia dari makhluk halus, Erik menilai hal itu jangan terlalu
dibesar-besarkan lantaran khawatir bisa mempengaruhi tauhid dan akidah
masyarakat. (*).

Sumber, Sindonews

No More Posts Available.

No more pages to load.