Haram Memboikot Saudara Muslim Lebih dari 3 Hari

oleh -

Pertanyaan

Bagaimana sikap terhadap orang yang mendiamkan kita karena perselisihan. Padahal saya sudah berusaha untuk tidak bermusuhan. Tapi dia masih mendiamkan saya. Apakah saya harus diam juga? Sudah berkali-kali saya berupaya memperbaiki keadaan, tapi masih tetap begitu. Bagiamana ustadz?
Abdillah
==
Jawaban

Salah satu diantara prinsip yang diajarkan dan ditekankan dalam islam adalah menjaga persaudaraan sesama muslim. Karena itu, Allah memotivasi agar kaum muslimin berupaya menjadikan muslim yang lain sebagaimana layaknya saudara.

Allah subhanahu wata’ala berfirman di dalam quran surat al-hujurat ayat 10,

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ

“Sesungguhnya hanya kaum muslimin yang bersaudara. Karena itu, berupayalah memperbaiki hubungan antara kedua saudara kalian..”
Bahkan Allah ingatkan, diantara nikmat besar yang Allah berikan kepada para sahabat adalah Allah jadikan mereka saling mengasihi, saling mencintai, padahal sebelumnya mereka saling bermusuhan. Allah subhanahu wata’ala berfirman di dalam quran surat ali Imran ayat 103,

وَاذْكُرُوا نِعْمَتَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ كُنْتُمْ أَعْدَاءً فَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِكُمْ فَأَصْبَحْتُمْ بِنِعْمَتِهِ إِخْوَانًا

Ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, kemudian Allah mempersatukan hatimu, lalu jadilah kalian orang-orang yang bersaudara, karena nikmat Allah. (QS. Ali imran: 103).

Bahkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menggambarkan hubungan persaudaraan antara sesama muslim, ibarat satu jasad. Jika ada yang sakit, yang lain turut merasakannya. Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِيْ تَوَادِّهِمْ وَتَرَاحُمِهِمْ وَتَعَاطُفِهِمْ مَثَلُ الْجَسَدِ إِذَا اثْتَكَى مِنْهُ عُضْوٌ تَدَاعَى لَهُ سَائِرُ الْجَسَدِ بِالسَّهَرِ وَالْحُمى

“Perumpamaan kaum mukminin dalam kecintaan dan kasih sayang mereka adalah bagaikan satu jasad, apabila satu anggota tubuh sakit maka seluruh badan akan susah tidur dan terasa panas.” (HR. Muslim ).

Akan tetapi, membangun suasana persadauraan semacam yang diajarkan islam, terkadang sulit karena setan selalu berupaya memicu terjadinya permusuhan. Oleh karena itu, sudah seharusnya kita sebagai orang yang beriman, menjaga hubungan baik dengan sesama dan tidak saling menyakiti atau mendzalimi. Di dalam syariat islam, kita dilarang mendiamkan saudara muslim lebih dari 3 hari,

لَا يَحِلُّ لِمُسْلِمٍ أَنْ يَهْجُرَ أَخَاهُ فَوْقَ ثَلَاثِ لَيَالٍ

Tidak halal bagi seorang muslim untuk memboikot (tidak menyapa) saudaranya lebih dari 3 hari.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Anda bisa perhatikan hadis ini,

Islam tidak melarang umatnya untuk membenci muslim yang lain secara mutlak. Karena setiap muslim yang merasa telah didzalimi orang lain, dia pasti akan membencinya. Dan tidak bisa serta merta memaafkannya. Untuk itu, islam memberikan batas toleransi selama 3 hari.

Terkait usaha anda untuk memperbaiki hubungan dengan orang yang bersangkutan, maka apa yang anda lakukan adalah perbuatan terpuji. Anda telah melakukan hal yang benar, dan insya Allah berpahala besar di sisi Allah. Adapun urusan dia mau memperbaiki keadaan dengan kita atau tidak, itu urusan dia dengan Allah subhanahu wata’ala. Jika orang tersebut tidak mau lagi berinteraksi dengan kita, maka dia berdosa.

No More Posts Available.

No more pages to load.