GLEGAR !!! Susi Pudjiastuti Ungkap Ribuan Nelayan Asal Filipina Punya KTP dan Tinggal di Bitung

oleh -57 views
(Ilustrasi)
JAKARTA, SriwijayaAktual.com – Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, mengungkapkan cukup
banyak nelayan asal Filipina tinggal di Bitung, Sulawesi Utara. Bahkan,
menurut Susi, mereka juga memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Bitung.

Ribuan nelayan asal Filipina itu datang karena saat ini sedang musim tangkap ikan di Bitung.

“Ditengarai
memang sudah banyak di Bitung itu nelayan Filipina yang sudah memiliki
KTP. Memang karena sekarang lagi musim ikan di sana, jadi banyak sekali,
ribuan orang Filipina yang punya KTP di Bitung tersebut,” ujar Susi
dalam konferensi pers tentang update perkembangan program dan pengamanan
laut Kementerian Kelautan dan Perikanan di kantornya,  Jakarta, Selasa
(27/9/2016).

Susi telah menyampaikan masalah ini ke Presiden Joko
Widodo (Jokowi). Selanjutnya, akan ada pembahasan bersama antara
Indonesia dan Filipina untuk mengatasi masalah ini.

“Tadi saya
sudah menghadap Pak Presiden dan rencananya kita ingin membuat satu
perundingan bersama dengan pihak Filipina untuk mengatasi dan
mengantisipasi hal ini tidak terjadi lagi ke depan,” katanya.

Susi
menambahkan, kapal pengawas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)
juga telah menangkap 8 kapal di laut Sulawesi. Dari 8 kapal itu terdapat
64 orang anak buah kapal, 63 orang asal Filipina dan hanya 1 orang
Indonesia.

Penangkapan tersebut dilakukan oleh KP. Hiu Macan
Tutul 001 dan KP. Hiu Macan 06 pada tanggal 22 dan 23 September 2016 di
Wilayah Pengelolaan Perikanan Republik Indonesia (WPP-RI) 716 Perairan
laut Sulawesi.

Berita Terkait; Susi Ungkap Pengusaha Pencuri Ikan Lobi Istana Negara

Selain itu, Susi juga mengungkapkan, bahwa KKP
telah menangkap 2 kapal ikan ilegal lainnya di wilayah perbatasan
Malaysia dan Indonesia.

“Di Pontianak juga kita menangkap kapal,
tepatnya di daerah perbatasan Malaysia, ada 2 kapal berbendera Malaysia.
ABK juga sudah diamankan, sebagian orang Malaysia dan juga dari negara
lain,” tandasnya. (*). 

Sumber, detikfinance

No More Posts Available.

No more pages to load.