Dimintai Tarif Parkir Tidak Sesuai, Laporkan Saja Kesini ……………….

oleh -
Parkir Kendaraan di sekitaran BKB Palembang (Ist).

PALEMBANG, SriwijayaAktual.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang menyediakan hotline di
081278317505 untuk laporan masyarakat yang dikenakan tarif parkir tidak
sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) berlaku oleh Juru Parkir (Jukir).

Kepala Dishub Kota Palembang Sulaiman Amin,  mengatakan, berdasarkan
Peraturan Daerah (Perda) No 16 Tahun 2011 Pasal 9 tentang Retribusi Umum
Penyelenggaraan Transportasi, ditetapkan bahwa tarif parkir kendaraan
motor Rp1000 dan Mobil Rp2000.

“Maka masyarakat yang dikenakan tarif tidak sesuai dengan perda, maka
dapat melaporkan langsung kepada pihak Dishub atau melalui hotline di
081278317505, sebaiknya masyarakat langsung menelpon nomor tersebut agar
dapat langsung ditindaklanjuti,” katanya, Senin
(27/6/2016).

Sulaiman mengatakan, masyarakat bisa melaporkan tindak penarikan
tarif parkir yang tidak sesuai itu ke pihak berwajib atau di posko yang
nantinya akan dibuat di BKB dan bawah Ampera. “Jukir akan dikenakan
delik aduan pungli atau juga pemerasan,” ujarnya.

Ia mengatakan, pihaknya mengharapkan adanya partisipasi masyarakat
untuk melaporkan. Pasalnya, sejauh ini belum ada laporan dari
masyarakat. “Sebaiknya masyarakat melaporkan. Laporan harus dengan
lengkap seperti nama pelapor, alamat, tempat kejadian, jam, no hand
phone. Nomor itu nanti akan kita hubungi lagi, jadi harus tetap aktif,”
jelasnya.

Ia mengatakan, saat ini Dishub sudah memasang spanduk sosialisasi
tarif parkir di tempat-tempat strategis. Seperti di Pasar 16 Ilir, Halte
Bappeda, Masjid Agung, Masjid Lama, Pos Ampera, Benteng Kuto Besak
(BKB), Riverside. Dengan itu sehingga masyarakat tahu dan tidak lagi
menuruti kehendak Jukir untuk membayar parkir dengan jumlah yang sangat
semena-mena itu.

Selain itu, setelah lebaran nanti pihaknya akan melakukan penertiban
di tujuh titik lokasi parkir yang saat ini panarikan tarif parkir yang
dilakukan oleh Jukir dianggap sudah sangat parah. Ketujuh lahan parkir
yang disoroti tersebut yakni Taman Nusa Indah, Jalan Atmo, Benteng Kuto
Besak (BKB), Pasar 16 Ilir, Sayangan, Beringin Janggut dan Dempo.

“Di tempat tersebut tarif parkir dinilai sudah tidak normal lagi,
kita sudah dapat laporannya dari masyarakat tarif parkir bisa mencapai
Rp20 ribu per kendaraan, kita akan tertibkan tarif parkir di wilayah
itu, namun tidak menutup kemungkinan yang ada di lahan parkir lainnya,”
jelasnya.

Menurutnya, pihaknya menyurati Gubernur Sumsel untuk membentuk tim
terpadu untuk melakukan penertiban atas tarif parkir yang tidak sesuai
tersebut. Tim itu dari Dishub, Polresta, Polsek, Polisi Pamong Praja
(Pol PP), Komando Distrik Militer (Kodim) dan Denpom. Pihaknya akan
menindak dan memberikan sanksi kepada Jukir yang menarik tarif parkir di
luar aturan.
“Kita membuat surat ke Gubernur juga instansi tersebut untuk bekerjasama membentuk tim terpadu,” tukasnya. (Adm).

Sumber, Beritapagi 

No More Posts Available.

No more pages to load.