Dana Tim Relawan, Idealnya Diatur dalam UU

oleh -
Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Hadar
Nafis Gumay (net)

JAKARTA, SriwijayaAktual.com Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Hadar
Nafis Gumay, menilai, dana relawan kandidat kepala daerah idelanya
diatur dalam Undang-undang (UU) Pilkada. KPU akan mudah membuat
peraturan-peraturan teknis sehingga penerimaan dan pengeluaran dana
kandidat sebelum didaftarkan bisa diawasi oleh KPU dan
dipertanggungjawabkan.

“Idealnya, ke depan dana relawan ini dituangkan dalam UU. Kalau kami
sekarang mengatur mundur, saya kira protes akan banyak. Kalau dituangkan
dalam UU, maka kami sebagai penyelenggara akan mudah membuat peraturan
teknisnya,” kata Hadar di Gedung KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Senin
(27/6) malam.

Menurut Hadar, sekarang dana relawan tersebut tidak bisa diatur oleh
KPU. Pasalnya, UU Pilkada belum mengaturnya. Jika KPU berinisiatif
mengaturnya dalam PKPU, maka KPU bakal dituding menghambat calon
perseorangan dan tidak mempunyai dasar yang kuat.

Artikel Menarik Lainya!:   Amandemen UUD 2002 Disponsori Asing Dari Amerika Serikat

“Sekarang, belum ada hubungan formal antara tim relawan dan kandidat
tertentu. Mereka baru punya hubungan jika sudah menyerahkan dukungan ke
KPU dan paslon ditetapkan sebagai pasangan calon. Nah, di situ baru kami
bisa mengaturnya. Kalau tidak, kami tidak berwewenang,” terang Hadar.

Lebih lanjut dia mengatakan, pengaturan dalam UU penting karena apa
yang dilakukan relawan sebelum paslon ditetapkan sebagai paslon pilkada,
merupakan bagian dari proses pilkada. Kegiatan sebelum penetapan
paslon, kata dia, tentu ada kaitan dengan paslon, masyarakat dan dana
publik.

“Perlu diatur, kegiatan-kegiatan yang mereka lakukan sebelum
ditetapkan menjadi paslon pilkada, dana diperoleh dari mana dan untuk
apa. Tentu harus ada pertanggungjawaban tentang dana tersebut. Dengan
diatur dana relawan itu, bisa kelihatan perbandingan dan
pertanggungjawaban. Kalau punya aturan jelas, akan lebih clear,” tandasnya. (Adm).

Sumber, BeritaSatu

No More Posts Available.

No more pages to load.