Cerita Angker di Balik Museum Wayang, Jakarta, yang Kaya Akan Sejarah dan Budaya

oleh -

Museum Wayang adalah salah satunya museum yang berada di lokasi Kota Tua. Museum ini mengumpulkan bermacam tipe wayang dari bermacam wilayah tanah air serta luar negeri. Museum yang dibikin semenjak tahun 1640-an ini dahulunya sebuah Gereja Oude Hollandsche Kerk. Selanjutnya pada tahun 1957, bangunan ini berubah peranan sesudah diberikan pada Instansi Kebudayaan Indonesia. Tetapi, museum yang penuh akan riwayat ini populer jadi salah satunya museum yang kental dengan situasi mistis. Serta, seringkali ada insiden aneh yang seringkali membuat beberapa pengunjung takut. Apapun kisahnya? Baca langsung penjelasannya berikut ini!

Waktu kamu ingin masuk museum ini, kemungkinan di luar kelihatan biasa saja. Tetapi kadang, sesudah melalui pintu masuk, beberapa orang akan rasakan aura yang tidak sama. Berdasar cerita yang tersebar, nyatanya seringkali ada figur wanita berjubah merah yang tampil di ruang pintu masuk. Berikut spot angker yang akan kamu alami diawalnya waktu masuk Museum Wayang. Beritanya, di tempat ini ada figur hantu wanita berjubah merah, tetapi tidak mengganggu sepanjang kamu tidak punya niat jahat atau usil. Hantu ini dipandang seperti penghuni serta penjaga lokasi Museum Wayang. Figur hantu berjubah merah ini sempat juga disaksikan oleh penjaga museum. Umumnya, hantu ini akan ada saat malam hari dari pintu masuk ke arah pintu toilet dan lenyap dengan mendadak.

Artikel Menarik Lainya!:   Membudidayakan Ikan Lele di Lahan Kosong

Tidak komplet jika di Museum Wayang, tetapi kamu tidak mencari koleksi wayang yang ada dimuseum ini. Serta, ada salah satunya koleksi wayang yang benar-benar populer mistis, yakni Si Gale Gale dari Sumatera. Konon wayang berupa tiga dimensi ini dapat bergerak. Nyatanya, hal ini dibetulkan oleh seorang penjaga museum namanya Rohim. Dia pernah lihat anak kecil yang ketakutan saat melihat wayang Si Gale-gale ini bergerak. Menurut Rohim, sebagian besar wayang di museum ini bernyawa. Serta, ada salah satunya wayang yang datang dari Cina yang tidak dapat dipindahkan.

Museum Wayang tidak cuma mengumpulkan wayang dari dalam atau luar negeri, tetapi ada juga koleksi beberapa benda budaya yang lain, seperti gamelan. Di tempat ini ada ruangan spesial penyimpanan gamelan yang tidak kalah angker. Mitosnya, ruang ini ditempati oleh figur hantu berbentuk anak kecil atau seringkali kita mengenal jadi tuyul. Figur Tuyul ini dipandang seperti hantu yang seringkali mengganggu serta usil. Dia bukan hanya mengganggu petugas maupun penjaga museum, tetapi beberapa pengunjung dari beberapa anak sampai orangtua seringkali jadi korban keisengannya, khususnya buat beberapa pengunjung yang menyengaja mainkan gamelan. Oleh karenanya, ada larangan untuk mainkan gamelan yang ada di ruang ini.

Artikel Menarik Lainya!:   Jangan Biasakan Memukul Anak

Itu cerita angker dari Museum Wayang yang mempunyai riwayat budaya. Walau berkesan angker, kamu tidak butuh takut jika ingin bertandang kesini sepanjang kamu tidak memiliki kemauan jelek. Di sini kamu dapat juga pelajari riwayat serta meningkatkan wacana mengenai keanekaragaman budaya, terutamanya wayang yang sekarang kurang disukai. Yuk, lestarikan budaya tanah air dengan pelajari sejarahnya.