Calon Wawako Palembang Fitrianti Agustinda Bakal Dihadang 60 Ribu Massa

oleh -

Ket/Istmwa; Ketua LSM Satria Sriwijaya, Sani Badri.
PALEMBANG, SriwijayaAktual.com – Melenggangnya Bakal Cawawako Palembang Fitrianti Agustinda terus mendapat penentangan. Setidaknya 60 ribu massa dikabarkan bakal menggelar aksi menutup jalan Merdeka.
Penolakan kader PDIP yang menjabat Ketua Komisi II DPRD Kota Palembang ini dinilai harus mematuhi Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 12 Tahun 2015 harus ada pengunduran dari anggota DPRD dari Ketua Partai. Diberhentikan dengan hormat dari Partai ke Otoda.
Dalam butir “r” berbunyi memberitahukan pencalonannya sebagai gubernur, Wagub, Bupati, Wabup, Walikota atau Wawako kepada pimpinan DPR bagi anggota DPR, kepada pimpinan DPR bagi anggota DPR atau kepada pimpinan DPRD bagi anggota DPRD dan mengundurkan diri sebagai anggota DPR, DPRD atau DPRD yang tidak dapat ditarik kembali sejak ditetapkan sebagai calon.
Ketua LSM Satria Sriwijaya Sani Badrimengaku telah meminta Ketua DPRD Kota Palembang H Darmawan agar pihaknya diikutkan memantau keabsahan berkas Cawawako.
“Kalau Walikota Harnojoyo masih mengeluarkan Fitri atas saran dari Romi itu salah besar. Karena yang memilihnya itu rakyat Palembang, bukan Romi. Tentunya akan sakit hati,” ungkap Sani Badri, seperti dilansir daribl sriwijayapost.com Selasa (17/6/2016).
Ia menyatakan bakal ada 60.000 massa dari 13 BEM perguruan tinggi, FKPPI 16 kecamatan, massa Satria Sriwijaya, massa pemilih RH-Harno yang sakit hati akan berdemo menutup Jl Merdeka dari Kantor Pos sampai dengan jembatan karang selama lima hari, mulai Senin (27/5/2016).
“Kami akan menuntut penolakan Cawawako Fitri dari PDI yang sudah fit and proper test dan yang lulus Yudha Rinaldi. Buat dukungan terang-terangan bahwa Wawako Palembang yang dikehendaki masyarakat Kota Palembang adalah Yudi Farola Bram dari PAN ataupun Yudha Rinaldi dari PDIP. Yudi sendiri terbukti beliau satu-satunya calon yang juga ketua partai, cerdas dan berwawasan luas yang bisa membantu Harnojoyo membangun Kota Palembang. Jangan sampai yang muncul nama Fitri dan calon boneka,” kata Sani Badri.
Sementara Kepala Kesbangpol Kota Palembang,  Altur saa dikonfirmasi, meminta agar semua pihak menjaga kondusivitas.
“Nanti kita klarifikasi. Kita pingin ke depan kondusif. Yang mimpin Pak Wali. Wawako belum ada. Sekda Plt. Yang menjalankan roda ini kerja ekstra. Semuanya diminta mendukung supaya kondusif. 
Bekerjasama, berkomunikasi. Karena dengan aksi demo bisa aktivitas terganggu. Diharapkan ada titik temu. Sehingga mengurangi beban pemerintah. Agar roda pemerintah lancar. Saya sudah memahami keinginan kawan-kawan LSM. Bagaimana yang terbaik untuk kota. Kalau ada keliru, diingatkan. Akan merangkul kawan-kawan LSM. Kita mau menghadapi Asian Games, menyambut tamu-tamu. Sama-sama menjaga,” tutupnya  Altur. (*).

Artikel Menarik Lainya!:   YA AMPUN !!! Fenomena Unik, Di Tanggerang Warga Gadai KTP dan SIM Buat Bayar Bensin

No More Posts Available.

No more pages to load.