Asyik …. Menteri Kelautan & Perikanan Tegaskan Kapal Motor Nelayan di Bawah 10 GT Bebas Izin

oleh -
KMN/Ist

KUPANG-NTT, SriwijayaAktual.com  – Menteri Kelautan & Perikanan  Republik Indonesia,  Susi
Pudjiastuti menegaskan adanya aturan pembebasan pungutan atau retribusi
untuk Kapal Motor Nelayan (KMN) kecil berukuran di bawah 10 gross
tonnage (GT).

“Saya sudah tetapkan aturan kapal nelayan berukuran di bawah 10 GT
bebas dari masalah perizinan, jadi langsung melaut,” katanya di
Pelabuhan Pendaratan Ikan Tenau Kupang, Minggu (12/6/2016).
Dengan adanya aturan tersebut, kata Susi, akan mempermudah nelayan dalam mencari ikan di perairan.
Ketika
ditanyai soal aturan tersebut, Menteri susi menanggapi pembebasan izin
tersebut sudah ada dalam surat edaran menteri tertanggal 7 November
2014. Aturan dalam surat edaran tersebut menjadi acuan bagi pemerintah
daerah terkait untuk membebaskan pungutan perizinan dari nelayan kecil
dengan kapal di bawah 10 GT. Nelayan hanya wajib melaporkan kepada pihak
pemerintah.

Ia mengatakan proses perizinannya tidak membutuhkan waktu yang lama,
kecuali untuk pembuatan izin baru bagi kapal nelayan karena harus ada
verifikasi. “Untuk perbarui izin, sebenarnya tidak harus butuh waktu
yang lama, kecuali pembuatan izin kapal baru karena ada verifikasi untuk
kelengkapan data,” katanya menanggapi keluhan terkait masalah perizinan
yang menyulitkan para nelayan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Kupang,
Thomas Jansen Ga mengatakan bahwa aturan bebas izin tersebut akan
direalisasikan sesuai dengan imbauan dari Menteri Susi.
“Tadi sudah
disampaikan Ibu Menteri dan akan direalisasikan sesuai dengan imbauan,”
katanya ketika dikonfirmasi soal aturan bebas izin untuk kapal nelayan
Kota Kupang di bawah 10 GT.

Selama ini, kata dia, bebas perizinan
diberlakukan untuk kapal nelayan di bawah 5 GT, sementara kebanyakan
nelayan memiliki kapal berukuran di antara 5 GT hingga 10 GT. “Kalau
sudah disampaikan oleh kementerian (KKP) untuk bebas perizinan di bawah
10 GT, di bawah tinggal menjalankan sehingga nelayan bisa aman saat
melaut,” katanya.

Dengan adanya pembebasan izin, dia berharap nantinya akan mempermudah
para nelayan untuk melaut sehingga hasil tangkapan bisa meningkatkan
kesejahteraan nelayan.

Sumber, Antara

No More Posts Available.

No more pages to load.