Apakah Masalah Kejantanan Terselesaikan jika Hormon Ditambah?

oleh -

Apakah Masalah Kejantanan Terselesaikan jika Hormon Ditambah? Telah jadi rahasia umum kalau laki-laki akan segera mengalami penurunan kadar hormon sex atau testosterone waktu menua, seperti halnya perempuan. Menariknya, tidak sedikit yg meyakini aspek ini akan terselesaikan bersama gampang apabila hormonnya dimaksimalkan. 

Pemahaman ini pula difungsikan oleh sebahagian industri farmasi di dunia utk mengembangkan bermacam macam productsuplemen testosterone. Tetapi apakah ini memang efektif? 

Melalui satu buah percobaan yg dilakukan belakangan, jawabannya dijamin hormon ini tak begitu banyak memberikan manfaat, baik kemanfaatn fungsi seksual cara fisik ataupun vitalitas mereka. Penelitian dilakukan pada 790 cowok berumur 65 th ke atas &mempunyai kadar testosterone yg rendah. Kebanyakan penyebabnya cuma umur & sebahagian mengalami obesitas yg ditengarai mempunyai dampak kepada rendahnya hormon. 

Masing-masing dari mereka dikasih gel yg mengandung testosterone atau alternatif sejenis dalam waktu periode satu tahun penuh. Nyata-nyatanya, berlangsung peningkatan gerakan seksual, & sebahagian yang lain pulih dari disfungsi ereksi. Tapi dampak yg ditimbulkan tak lebih baik dari mengonsumsi obat penambah stamina seperti Viagra. 


Ambil sample seandainya seseorang cowok bisa melakukan aktivitas seksual 2-3 dalam sebulan, sehingga sesudah memakai testosterone mampu berlangsung tambahan aktivitas seksualnya menjadi 3-4 kali. Tetapi keadaan ini cuma bakal berkukuh hanya periode 9 bulanan saja. 

Laki Laki yg menggunakan gel testosterone pula mengalami perbaikan mood & penurunan depresi. Dapat tapi vitalitas mereka tidak lebih baik dari pria-pria yg menjalani terapi testosterone, bahkan mereka yg cuma dikasih plasebo atau obat-obatan tak aktif yang lain, demikian juga fungsi seksual pada fisiknya. 

“Jika Kamu berumur paruh baya & telah sejak mulai kehilangan gairah sex Kamu, lupakan (suplemen, red) testosterone,” tegas Prof David Handelsman dari University of Sydney & Concord Hospital yg menuntut ilmu resiko testosterone sewaktu bertahun-tahun tetapi tak terlibat dalam penelitian ini. 

Baginya, suplemen testosterone baiknya dimanfaatkan oleh mereka yg memang lah mengidap suatu masalah terhadap system  reproduksinya. Itupun jumlah kasusnya tidak tidak sedikit. 

“Menopause terhadap laki-laki itu pun mitos, lantaran pada laki laki yg sehat mengagumkan, tak berlangsung penurunan kadar testosterone,” tambah Prof Handelsman seperti dikutip dari ABC Australia, Jumat (26/2/2016). 

Penurunan ini rata rata yaitu resiko yang harus dihadapi dari keadaan kesehatan tertentu seperti obesitas, penyakit jantung, sleep apnea atau sebab pernah menjalani suatu operasi medis. Jumlah testosterone yg turun dengan jumlah volume sekitar 1 % tiap tahunnya.Semoga tulisan Apakah Masalah Kejantanan Terselesaikan jika Hormon Ditambah,bisa bermanfaat.

Artikel Menarik Lainya!:   Siska Marleni; Peran Pemuda Dalam Kewaspadaan Nasional?