Apa Kata Wapres RI JK, Tentang Anggaran Untuk PNS Saat Ini?

oleh -

Foto/Istmwa

JAKARTA, SriwijayaAktual.com  – Wapres Jusuf Kalla (JK) mengakui bahwa keuangan negara
banyak tersedot untuk membiayai gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS). Apalagi
setelah pemekaran berdampak kepada naiknya jumlah PNS.

Wapres mengatakan dewasa ini, banyak sekali wilayah-wilayah di
Indonesia yang melakukan pemekaran. Berdalih demi meningkatkan
perekonomian, ternyata justru memberatkan pemerintah pusat. Lantaran,
seiring pemekaran maka biaya untuk PNS naik signifikan.

“Sekarang ini penyerapan anggaran untuk pegawai ditingkat pusat
hampir 35 persen dari belanja negara, bahkan di daerah lebih besar lagi
ada yang 50 persen hingga 80 persen,” kata Wapres di Hotel Bidakara
Jakarta, Kamis (26/05/2016).

Menurut JK, tingginya anggaran belanja untuk PNS di daerah terjadi
karena pemda tidak bisa melakukan efisiensi anggaran. Padahal, tujuan
pemerintah adalah melayani masyarakat, meningkatkan infrastruktur dan
meningkatkan pelayanan ke masyarakat.

Artikel Menarik Lainya!:   Terduga, Bahkan Terorisme Itu Jangan Langsung Dibunuh, Bongkar!!!

Meski begitu, JK tidak mempersoalkan tingginya belanja PNS tersebut,
selama mereka bisa meningkatkan kinerjanya sebagai aparatur negara.

“Kita harapkan kesejahteraan tetap terjadi tapi persentase turun
akibat naiknya pendapatan. Yang dibutuhkan ialah bagaimana meningkatkan
itu semua, yaitu bagaimana ekonomi bergerak, karena itu menimbulkan
pendapatan negara dan daerah naik,” ungkapnya. (abadikini/admin)

No More Posts Available.

No more pages to load.