AMPUN !!!, Debit Air Sungai Batanghari Masuk Level-4 Siaga, Dua Desa Udah Terendam

oleh -
Banjir sudah merendam sejumlah kawasan di Batanghari || raden
BATANGHARI-JAMBI, SriwijayaAktual.com Curah hujan yang cukup tinggi tiga bulan terakhir,
membuat dua desa di Kabupaten Batanghari berstatus siaga banjir. Dua
desa itu, Rantaukapas Mudo Muaratembesi dan Desa Aro Muarabulian.
Desa Pulau, Muaratembesi, saat ini terjadi banjir dan merendam
puluhan rumah. Kabid Sosial Dinas Sosnakertrans Batanghari, Sukri,
mengatakan, dua desa ini terletak di bibir Sungai Batanghari, sering
dilanda banjir.
Debit air Sungai Batanghari kemarin cukup tinggi. Jika hujan
mengguyur lebih dari tiga jam, sudah dipastikan dua desa itu terendam.
Ketika berita ini diterima redaksi, seperti dilansir laman infojambi, (24/11/2016), air naik mencapai dua meter lebih
dan sudah level 4 siaga.
“Warga waswas melihat tingginya debit air,” kata Sukri.
Pemkab Batanghari sudah menetapkan status siaga. BPBD sudah
menyiapkan speed boat di Desa Rantaukapas Mudo dan Desa Aro untuk
mengevakuasi warga ke tempat lebih tinggi dan aman.
Selain itu juga disiapkan tenda, dapur darurat dan pasukan penanggulang yang stand by di dua desa tersebut.
Selain itu, Kasi Penanggulangan Bencana Daerah, Samral Lubis, mengungkapkan, Desa
Pulau, Muaratembesi, terendam banjir, namun tidak ada laporan masuk
sampai kemarin sore. Banjir kabarnya merendam puluhan rumah.
Debit air Sungai Batanghari terus merangkak naik karena curah hujan
di Batanghari semakin tinggi. Sejumlah dataran rendah terancam banjir,
terutama di pinggiran sungai. BPBD Batanghari sudah siaga darurat.
Menurut Samral, langkah antisipasi dini ‎BPBD melayangkan surat ke
pihak kecamatan, minta agar terus memantau kondisi daerahnya. Bupati
Batanghari sudah menetapkan pra siaga darurat.‎
BPBD Batanghari akan menggelar rapat gabungan guna mengantisiapasi
bencana. BPBD terus memantau perkembangan selama tingginya curah hujan
di Batanghari.
Baca Juga Ini; Eks Sekolah China Ini Diambil Pemda

Untuk meminimalisir korban, BPBD menyiapkan personil pemantau di
sejumlah titik untuk melihat perkembangan debit air sungai. Sedikitnya
84 desa/kelurahan masuk dalam kawasan potensi rawan banjir.
Disamping banjir, siaga longsor dan angin puting beliung turut masuk
dalam surat himbauan BPBD ke kecamatan. Surat diberikan pada camat.
Camat diminta meneruskan himbauan itu aparat desa/kelurahan. (*)

Artikel Menarik Lainya!:   Kehilangan Gairah Seksual Karena Bau Bau Badan Pria

No More Posts Available.

No more pages to load.